Senin, 26/10/2020

Penyelam Tradisional yang Tenggelam Saat Pasang Baut di Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal

Senin, 26/10/2020

Tim SAR saat mengevakuasi jasad korban. (Foto:Basarnas)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Penyelam Tradisional yang Tenggelam Saat Pasang Baut di Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal

Senin, 26/10/2020

logo

Tim SAR saat mengevakuasi jasad korban. (Foto:Basarnas)

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG–Seorang penyelam tradisional, Syaripuddin (35) warga Kalimantan Selatan (Kalsel) yang tenggelam saat memasang baut kapal dengan menyelam di perairan kawasan Kota Bangun Ulu, ditemukan meninggal pada Senin (26/10/2020) 10.30 WITA. 

“Korban (Syaripuddin) ditemukan 2,5 kilometer dari lokasi kejadian ke arah hilir Sungai Mahakam dalam keadaan meninggal dunia,”kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta siang tadi.

Unsur yang terlibat dalam pencarian terhadap korban, di antaranya Unit Siaga SAR Samarinda, BPBD Kukar, Polsek Kota Bangun, dan rekan korban.

“Korban saat ini dievakuasi ke Rumah Sakit Gerbang Dayaku Kota Bangun, guna keperluan visum dan kemudian diserahkan kepada pihak Keluarga,”katanya. 

Sebelumnya, Syaripuddin (35) tenggalam di Sungai Mahakam pada Sabtu, (24/10/2020) pukul 17.30 WITA. Kejadian ini bermula saat korban sedang melakukan kegiatan memasang baut kemudi kapal, yang mengharuskan korban untuk menyelam. Nahas, saat korban menyelam, korban diketahui tidak timbul ke permukaan. Tim SAR mendapat laporan pada Minggu (25/10/2020) pukul 15.30 Wita dan langsung bergerak menuju lokasi kejadian.[]


Penulis: Sabri

Editor : Rusdi

Penyelam Tradisional yang Tenggelam Saat Pasang Baut di Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal

Senin, 26/10/2020

Tim SAR saat mengevakuasi jasad korban. (Foto:Basarnas)

Share

Berita Terkait