Selasa, 15/09/2026

Pengurus Apindo Kubar Resmi Dilantik, Fokus Jaga Iklim Usaha dan Tekan Risiko PHK

Selasa, 15/09/2026

Pelantikan pengurus DPK Apindo Kubar periode 2026-2031 di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. (Foto: Adi/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Pengurus Apindo Kubar Resmi Dilantik, Fokus Jaga Iklim Usaha dan Tekan Risiko PHK

Selasa, 15/09/2026

logo

Pelantikan pengurus DPK Apindo Kubar periode 2026-2031 di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. (Foto: Adi/Korankaltim.com)

Penulis: Kusmas Riadi

KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Pengurus Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kutai Barat (Kubar) periode 2026-2031 resmi dilantik di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Sendawar, Selasa (15/9/2026). 

Kepengurusan baru tersebut membawa sejumlah fokus, mulai dari menjaga iklim usaha, memperkuat UMKM hingga mendorong penyerapan tenaga kerja lokal.

Kepengurusan DPK Apindo Kubar periode 2026-2031 dipimpin Hermanto Cigot sebagai ketua, dengan Ismail Marzuki sebagai sekretaris dan Miranda sebagai bendahara. Pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Kubar, Nanang Adriani, bersama jajaran terkait.

Ketua DPP Apindo Kaltim, Dr. Abriantinus, berharap pengurus baru dapat bekerja bersama untuk memperkuat peran Apindo di Kubar. 

Menurutnya, Apindo tidak hanya berfokus pada persoalan ketenagakerjaan, tetapi juga membangun jejaring yang berkaitan dengan investasi di daerah.

“Ketua DPN apindo tingkat nasional memang sangat getol untuk bertemu dengan berbagai investor, kemudian mengoneksikan dengan Apindo setiap provinsi dan kabupaten/kota,” ujar Abriantinus kepada Korankaltim.com.

Menurut Abriantinus, penguatan jejaring investasi perlu berjalan beriringan dengan sinergi bersama pemerintah daerah. Ia berharap hubungan yang baik juga terus terbangun antara pengusaha, pemerintah, serikat buruh dan serikat pekerja.

“Yang pertama sesuai dengan tema ini kan membangun sinergitas, pertama dengan pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia juga berharap investor yang masuk ke Kubar dapat berkomunikasi dengan Apindo. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat jejaring dunia usaha di daerah.

“Investor-investor atau investasi yang masuk ke wilayah Kutai Barat ini mesti berkomunikasi dengan Apindo,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPK APINDO Kubar, Hermanto Cigot, mengatakan kepengurusan baru menyiapkan tiga fokus kerja, yakni menciptakan iklim usaha yang kondusif, memberdayakan UMKM dan membangun hubungan industrial yang harmonis.

“Kami akan terus berupaya menjaga kenyamanan serta kepastian usaha bagi para pelaku usaha agar tumbuh dan berkembang di Kubar,” kata Hermanto.

Untuk pemberdayaan UMKM, Apindo akan mendorong sinergi antara perusahaan besar, khususnya sektor pertambangan batu bara dan perkebunan kelapa sawit, dengan pelaku UMKM. Tujuannya agar rantai pasok lokal semakin kuat dan berdaya saing.

Dalam hubungan industrial, Apindo akan mendorong komunikasi yang baik antara pekerja dan perusahaan serta berkolaborasi dengan Pemkab.

“Jadi supaya APINDO ini di tengah-tengah antara pekerja, pengusaha dengan Pemkab,” ujarnya.

Hermanto mengatakan penyerapan tenaga kerja lokal juga menjadi perhatian kepengurusan baru. Apindo akan berkomunikasi dengan perusahaan yang beroperasi di Kubar agar kesempatan kerja bagi masyarakat setempat dapat diperbesar.

“Jangan sampai Kubar ini banyak perusahaan, tetapi tenaga kerjanya masih banyak yang nganggur. Nah, ini yang kita akan dorong terus,” katanya.

Perhatian terhadap tenaga kerja tersebut juga berkaitan dengan pengurangan produksi perusahaan tambang karena RKAB. Hermanto mengakui kondisi itu menjadi salah satu kekhawatiran Apindo karena berpotensi berdampak terhadap pekerja.

“Memang ada kekhawatiran karena banyak perusahaan-perusahaan tambang yang dikurangi produksi karena RKAB,” ujarnya.

Karena itu, Apindo akan mendorong koordinasi dengan kementerian terkait agar penurunan produksi tidak terlalu jauh. Harapannya, tenaga kerja tidak banyak dirumahkan dan tidak sampai terjadi PHK.

“Supaya tenaga kerja kita tidak banyak yang dirumahkan, jangan sampai ada yang di-PHK,” pungkasnya.

Editor: Erwin

Pengurus Apindo Kubar Resmi Dilantik, Fokus Jaga Iklim Usaha dan Tekan Risiko PHK

Selasa, 15/09/2026

Pelantikan pengurus DPK Apindo Kubar periode 2026-2031 di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Sendawar. (Foto: Adi/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait