Rabu, 02/09/2026
Rabu, 02/09/2026
Penyerahan bantuan 100 ribu masker kepada masyarakat melalui camat, Koramil dan Polsek se-Kubar di Auditorium Aji Tulur Jejangkat. (Foto: Adi/Korankaltim.com)
Rabu, 02/09/2026

Penyerahan bantuan 100 ribu masker kepada masyarakat melalui camat, Koramil dan Polsek se-Kubar di Auditorium Aji Tulur Jejangkat. (Foto: Adi/Korankaltim.com)
Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Pemkab Kubar) membagikan 100 ribu masker untuk membantu melindungi masyarakat dari dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Penyerahan bantuan dilakukan di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ) Rabu (2/9/2026) pagi tadi. Masker tersebut selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat melalui 16 camat, 13 Koramil dan 11 Polsek se-Kubar.
Bupati Kubar Frederick Edwin mengatakan, karhutla saat ini telah terjadi di 13 kecamatan dengan wilayah terdampak mencapai 63 kampung. Kondisi tersebut turut memicu munculnya kabut asap yang menyebar di sejumlah wilayah.
“Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius kita bersama, karena kabut asap dapat menurunkan kualitas udara dan berpotensi mengganggu kesehatan serta aktivitas masyarakat,” kata Edwin disela pembagian masker.
Dampak kabut asap perlu menjadi perhatian terutama bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki kerentanan terhadap gangguan pernapasan.
Karena itu Pemkab Kubar menyalurkan 100 ribu masker sebagai salah satu langkah untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi kabut asap. Frederick meminta bantuan tersebut segera didistribusikan dan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Namun pembagian masker bukan satu-satunya upaya yang diperlukan. Penanganan karhutla dan pencegahan kebakaran harus terus dilakukan agar dampaknya tidak semakin meluas.
“Kita juga harus melakukan langkah nyata untuk mengendalikan karhutla, mengurangi dampak kabut asap dan mencegah terjadinya kebakaran kembali,” tegas Edwin.
Masyarakat diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi terjadinya kebakaran.
Camat, danramil dan kapolsek diminta koordinasi serta kesiapsiagaan di wilayah masing-masing terus diperkuat. Dengan karhutla yang telah berdampak di 13 kecamatan dan 63 kampung, penanganan membutuhkan kerja sama pemerintah daerah, TNI, Polri, pemerintah kampung dan masyarakat.
“Jangan sampai hanya bergerak ketika api sudah membesar, tetapi harus mampu melakukan pencegahan sejak dini,” paparnya.
Diharapkan masker tersebut dapat membantu masyarakat menjaga kesehatan selama kabut asap masih terjadi. Di sisi lain, ia mengajak seluruh masyarakat bersama-sama mencegah karhutla, menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.
Editor: Aspian Nur
Rabu, 02/09/2026
Penyerahan bantuan 100 ribu masker kepada masyarakat melalui camat, Koramil dan Polsek se-Kubar di Auditorium Aji Tulur Jejangkat. (Foto: Adi/Korankaltim.com)
TERPOPULER