Minggu, 16/08/2026

40 Anggota Paskibraka PPU Dikukuhkan, Mudyat Noor Minta Jalankan Tugas dengan Penuh Tanggung Jawab

Minggu, 16/08/2026

Bupati PPU, Mudyat Noor mengukuhkan 40 anggota Paskibraka PPU Tahun 2026 di Gedung Graha Pemuda, Nipah-Nipah, Sabtu malam (15/8/2026). (Foto: Dok.Humas Pemkab PPU)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

40 Anggota Paskibraka PPU Dikukuhkan, Mudyat Noor Minta Jalankan Tugas dengan Penuh Tanggung Jawab

Minggu, 16/08/2026

logo

Bupati PPU, Mudyat Noor mengukuhkan 40 anggota Paskibraka PPU Tahun 2026 di Gedung Graha Pemuda, Nipah-Nipah, Sabtu malam (15/8/2026). (Foto: Dok.Humas Pemkab PPU)

KORANKALTIM.COM, PENAJAM - Sebanyak 40 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tahun 2026 resmi dikukuhkan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gedung Graha Pemuda, Nipah-Nipah, Sabtu (15/8/2026) malam.

Dalam sambutannya, Mudyat menegaskan pengukuhan Paskibraka bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk meneguhkan komitmen dan tanggung jawab para anggota dalam menjalankan tugas.

“Pengukuhan ini bukanlah seremonial semata, tetapi sebuah peneguhan tekad, komitmen, dan tanggung jawab. Adik-adik yang berdiri di hadapan kita hari ini adalah putra-putri terbaik daerah yang terpilih melalui proses seleksi ketat, latihan disiplin, dan pembinaan mental yang tidak ringan,” kata Mudyat.

Menurutnya, tugas Paskibraka tidak sebatas mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih. Lebih dari itu, mereka menjadi bagian dari simbol persatuan, nasionalisme, dan kecintaan terhadap tanah air.

“Tugas yang akan diemban bukan hanya mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga mengibarkan semangat persatuan, nasionalisme, dan cinta tanah air di tengah masyarakat,” ujarnya.

Mudyat mengingatkan para anggota agar memahami makna di balik tugas yang mereka jalankan. Bendera Merah Putih, kata dia, merupakan simbol perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Setiap gerakan, setiap langkah, dan setiap hembusan napas saat bertugas adalah bentuk penghormatan kepada sejarah dan perjuangan bangsa Indonesia,” tegasnya.

Ia berharap proses seleksi, pembinaan, hingga pelaksanaan tugas sebagai Paskibraka dapat menjadi bekal bagi generasi muda PPU untuk membangun karakter yang disiplin, tangguh, dan bertanggung jawab.

“Jadikan pengalaman ini sebagai bekal berharga untuk membentuk karakter kalian agar menjadi generasi yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, dan mampu menjadi teladan,” pesannya.

Mudyat juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, pembina, dan panitia yang telah mendampingi para calon Paskibraka selama proses persiapan. Apresiasi serupa diberikan kepada para orang tua yang terus memberikan dukungan kepada putra-putri mereka.

“Terima kasih kepada para pelatih, pembina, dan panitia atas dedikasi serta kerja kerasnya membimbing adik-adik Paskibraka hingga sampai pada tahap ini. Kepada para orang tua, terima kasih telah memberikan dukungan penuh kepada putra-putri tercinta,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Mudyat meminta seluruh anggota Paskibraka menjaga kehormatan, kekompakan, serta kepercayaan yang telah diberikan.

“Sekali lagi saya mengucapkan selamat atas pengukuhan ini. Junjunglah kehormatan, jaga kekompakan, dan laksanakan tugas mulia dengan penuh rasa bangga,” pungkasnya.

Editor: Erwin

40 Anggota Paskibraka PPU Dikukuhkan, Mudyat Noor Minta Jalankan Tugas dengan Penuh Tanggung Jawab

Minggu, 16/08/2026

Bupati PPU, Mudyat Noor mengukuhkan 40 anggota Paskibraka PPU Tahun 2026 di Gedung Graha Pemuda, Nipah-Nipah, Sabtu malam (15/8/2026). (Foto: Dok.Humas Pemkab PPU)

Share

Berita Terkait