Kamis, 02/07/2026
Kamis, 02/07/2026
AMDK Tuah Himba siap bersaing dengan produk nasional. (Foto: Heri/Korankaltim.com)
Kamis, 02/07/2026

AMDK Tuah Himba siap bersaing dengan produk nasional. (Foto: Heri/Korankaltim.com)
Penulis: Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Tuah Himba produksi Perumda Tirta Mahakam terus mencatatkan pertumbuhan produksi.
Setiap harinya, perusahaan mampu menghasilkan hingga 270 dus AMDK, seiring meningkatnya permintaan pasar terhadap produk tersebut.
Capaian itu membuktikan AMDK lokal mampu bersaing dengan berbagai merek yang lebih dahulu dikenal masyarakat, baik dari sisi kualitas maupun kapasitas produksi.
Asisten Manajer Humas dan Protokol, Henry Susanto, mengatakan AMDK produksi Perumda Tirta Mahakam diproses dengan standar kualitas yang tinggi, mulai dari sistem filtrasi, sterilisasi, hingga proses pengemasan yang higienis.
Meski demikian, masih banyak masyarakat yang belum mengenal produk tersebut. Bahkan, tidak sedikit yang beranggapan air minum tersebut berasal dari air Sungai Mahakam.
“Padahal kualitas produk lokal AMDK ini dijamin layak konsumsi karena bersumber langsung dari mata air di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, bukan dari Sungai Mahakam,” kata Henry kepada Korankaltim.com, Kamis (2/7/2026).
Ia menjelaskan, AMDK Perumda Tirta Mahakam tersedia dalam beberapa pilihan kemasan. Untuk kemasan gelas dipasarkan seharga Rp20 ribu per dus, kemasan botol 330 mililiter dijual Rp30 ribu per dus, sedangkan galon isi 19 liter dibanderol Rp10 ribu.
Saat ini, pemasaran AMDK Tuah Himba telah menjangkau berbagai segmen, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga pelaku usaha. Namun demikian, Perumda Tirta Mahakam menilai potensi pasar masih sangat besar apabila didukung oleh kebijakan pemerintah daerah.
Menurut Henry, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kukar dapat menggunakan produk AMDK Tuah Himba sebagai kebutuhan konsumsi dalam berbagai kegiatan.
“Sejauh ini belum ada setiap OPD yang menggunakan AMDK lokal secara optimal. Padahal, dukungan pemerintah sangat penting untuk memperkuat daya saing produk daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut tidak hanya akan meningkatkan penjualan, tetapi juga berdampak pada peningkatan pendapatan perusahaan daerah yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi berupa dividen bagi daerah.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam, Suparno, menerangkan pihaknya telah membangun komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Sekretaris Kabupaten (Sekkab) guna mendorong pemanfaatan produk AMDK Tuah Himba.
“Kami berharap ada regulasi atau instruksi dari pemerintah daerah yang dapat mendorong penggunaan dan pembelian produk lokal AMDK Perumda Tirta Mahakam,” terang Suparno.
Ia optimistis, jika dukungan tersebut dapat segera direalisasikan, maka penjualan AMDK lokal akan terus meningkat sekaligus memperkuat eksistensi produk daerah di tengah persaingan industri air minum dalam kemasan.
“Selain menjadi upaya meningkatkan kinerja perusahaan daerah, penggunaan AMDK lokal juga dinilai sebagai bentuk nyata dukungan terhadap produk unggulan daerah yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi Kabupaten Kutai Kartanegara,” tuturnya.
Editor: Erwin
Kamis, 02/07/2026
AMDK Tuah Himba siap bersaing dengan produk nasional. (Foto: Heri/Korankaltim.com)
TERPOPULER