
Selasa, 30/06/2026
Selasa, 30/06/2026
Petinggi Kampung Linggang Bangun Sari, Sulaiman (Adi/KoranKaltim.com)

Selasa, 30/06/2026

Petinggi Kampung Linggang Bangun Sari, Sulaiman (Adi/KoranKaltim.com)
Penulis : Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Pemerintah Kampung Linggang Bangun Sari, Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat terus memperkuat komitmennya dalam membangun sumber daya manusia melalui pendidikan berbasis keagamaan.
Komitmen tersebut ditegaskan saat penutupan kegiatan Harmoni Talenta TPA Al-Manar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Pendopo Masjid Al Muhajirin, Senin(29/6/2026) malam.
Selain menjadi ajang pembinaan bakat dan kreativitas anak-anak, kegiatan tersebut dimanfaatkan pemerintah kampung untuk menyampaikan rencana pengembangan pendidikan Islam, yakni dengan menargetkan pendirian Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kampung Linggang Bangun Sari.
Petinggi Kampung Linggang Bangun Sari, Sulaiman, mengatakan pembangunan kampung tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi peningkatan kualitas pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi generasi penerus.
"Kami sudah membangun taman kanak-kanak sebagai langkah awal. Insyaallah ke depan kami akan mengupayakan berdirinya Madrasah Ibtidaiyah di Kampung Linggang Bangun Sari agar pendidikan agama bagi anak-anak semakin baik," ujarnya.
Menurutnya, pemerintah kampung secara bertahap telah mengalokasikan sebagian dana desa untuk mendukung pembangunan sektor pendidikan. Kebijakan tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berakhlak mulia.
Sulaiman mengaku bersyukur karena semakin banyak anak-anak Kampung Linggang Bangun Sari yang melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren maupun perguruan tinggi. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mencetak calon pemimpin masa depan yang mampu membangun kampung dengan bekal ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman.
"Saya sangat terharu melihat anak-anak kita yang mondok dan kuliah. Mudah-mudahan mereka menjadi penerus yang mampu membimbing masyarakat dan membawa Kampung Linggang Bangun Sari semakin maju dengan nilai-nilai keislaman," katanya.
Selama empat hari pelaksanaan kegiatan, mulai 25 hingga 29 Juni 2026, peserta mengikuti berbagai perlombaan bernuansa Islami, seperti lomba adzan, kaligrafi, mewarnai, cerdas cermat, pidato, hingga fashion show Islami yang menjadi penutup rangkaian acara.
Sulaiman mengajak seluruh masyarakat mendukung rencana pembangunan Madrasah Ibtidaiyah agar dapat segera diwujudkan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan pendidikan memerlukan partisipasi dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
"Sebagian dana desa telah kami sisihkan untuk pembangunan dan pendidikan. Kami mohon doa serta dukungan masyarakat agar rencana ini dapat terwujud dan memberikan manfaat bagi anak-anak kita di masa mendatang," tutupnya. (adv)

Selasa, 30/06/2026
Petinggi Kampung Linggang Bangun Sari, Sulaiman (Adi/KoranKaltim.com)
TERPOPULER