
Jumat, 26/06/2026
Jumat, 26/06/2026
Rakor persiapan Harlah Ponpes Assalam dan Tabligh Akbar di Kantor Bupati Kubar, (Adi/Korankaltim.com)

Jumat, 26/06/2026

Rakor persiapan Harlah Ponpes Assalam dan Tabligh Akbar di Kantor Bupati Kubar, (Adi/Korankaltim.com)
Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, panitia Harlah Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning, dan perwakilan masyarakat menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keamanan, kerukunan, ketertiban, serta kondusivitas menjelang puncak Hari Lahir (Harlah) ke-34 Pondok Pesantren Assalam dan Tabligh Akbar di Masjid Al Muttaqin Islamic Center Melak.
Komitmen tersebut menjadi salah satu hasil Rapat Fasilitasi dan Koordinasi yang digelar di Ruang Diklat Lantai III Kantor Bupati Kubar, Jumat (26/6/2026).
Rapat tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas munculnya perbedaan pandangan di tengah masyarakat terkait rencana pelaksanaan Tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah nasional Ustaz Abdul Somad (UAS).
Melalui forum tersebut, seluruh pihak bersepakat mengedepankan dialog, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memperkuat kerukunan di Kubar selama rangkaian Harlah Pondok Pesantren Assalam berlangsung.
Rakor dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Asisten III Setkab Kubar, Mobilala, dan dihadiri jajaran Forkopimda, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, panitia kegiatan, serta perwakilan masyarakat.
Mobilala menegaskan Pemerintah Kabupaten Kubar menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Namun, seluruh pihak diminta tetap mengedepankan ketentuan hukum, toleransi, serta dialog dan musyawarah dalam menyikapi setiap perbedaan pandangan demi menjaga kondusivitas daerah.
“Kami berharap seluruh pihak dapat menjaga persatuan, menghormati perbedaan pendapat, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi menimbulkan perpecahan,” tegas Mobilala.
Ia juga meminta perangkat daerah, Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat terus bersinergi membangun komunikasi yang baik agar pelaksanaan Harlah Pondok Pesantren Assalam dan Tabligh Akbar dapat berlangsung aman, tertib, dan damai.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning, KH. Anas Yudiarso, mengatakan panitia telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan dengan mengedepankan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah, persatuan, dan ketertiban.
“Kehadiran Ustaz Abdul Somad bertujuan memberikan tausiah keagamaan kepada masyarakat dan tidak memiliki muatan politik maupun kepentingan lain di luar syiar Islam,” ujarnya.
Anas menambahkan panitia akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kubar, Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat serta siap mematuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan instansi terkait guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.
Berdasarkan hasil rapat, Forkopimda, tokoh masyarakat, panitia Harlah Pondok Pesantren Assalam, panitia Tabligh Akbar di Masjid Al Muttaqin Islamic Center, serta perwakilan masyarakat menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keamanan, kerukunan, ketertiban, dan keharmonisan di Kubar selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Selain itu, rapat juga menyepakati materi ceramah pada Tabligh Akbar harus mengedepankan nilai rahmatan lil alamin, bersifat menyejukkan, tidak menyinggung agama lain, serta menghormati keberagaman yang hidup di tengah masyarakat. Pelaksanaan tabligh akbar juga disepakati tanpa sesi tanya jawab.
Sesuai hasil rapat, materi ceramah akan dipantau oleh FKUB Kubar bersama Polres Kubar, Kodim 0912/Kubar, dan Kejaksaan Negeri Kubar guna memastikan penyampaian tausiah berlangsung sesuai ketentuan serta tetap menjaga kerukunan antarumat beragama. (adv)
Editor: Erwin

Jumat, 26/06/2026
Rakor persiapan Harlah Ponpes Assalam dan Tabligh Akbar di Kantor Bupati Kubar, (Adi/Korankaltim.com)
TERPOPULER