Hal tersebut mendapatkan apresiasi dari Anggota DPRD Bontang Komisi C, Muhammad Sahib. Ia mengatakan bahwa pemerintah daerah telah melakukan langkah yang sangat tepat.
Terlebih, pengerjaan drainase tersebut juga merupakan bagian dari penanganan banjir yang selama ini selalu menghantui kota taman setiap musim hujan tiba.
“Dengan perbaikan drainase, maka akan bisa menampung lebih banyak air agar tidak meluap ke jalan,” katanya, Senin (22/6/2026)
Penanganan banjir menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah, pasalnya penyebab banjir di kota taman berasal dari berbagai unsur, mulai dari curah hujan, pasang surut air laut hingga kirikan dari Kutai Timur.
Wilayah Kelurahan Api-Api juga merupakan salah satu titik langganan banjir. Ketika curah hujan sangat tinggi, jalanan akan langsung terendam hingga masuk ke dalam rumah warga.
Maka dengan adanya perbaikan drainase, bertujuan agar air tidak tergenang di tengah kota dan bisa langsung dengan cepat mengalir ke laut.
“Sudah seharusnya memang peningkatan drainase sisi kanan dan kiri jalan, biar cepat sampai ke ujung,” ungkapnya.
Adapun drainase tersebut akan diperdalam hingga mencapai kisaran dua meter. Dari yang sebelumnya hanya mencapai satu setengah meter.
Ia berharap pekerjaan drainase bisa berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu sesuai dengan perencanaan awal. Sehingga masyarakat bisa segera menikmati manfaat pembangunan. (Adv)
Editor: Erwin