Senin, 15/06/2026
Senin, 15/06/2026
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat mengenakan atribut sensus ekonomi kepada petugas lapangan secara simbolis. (Foto: Dok.Pemkot)
Senin, 15/06/2026

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat mengenakan atribut sensus ekonomi kepada petugas lapangan secara simbolis. (Foto: Dok.Pemkot)
Penulis: Rahmadani
KORANKALTIM.COM, BONTANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menggelar apel pelepasan petugas lapangan sensus ekonomi 2026 di lapangan DPMPTSP Senin (15/6/2026) pagi tadi.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menjelaskan, perkembangan ekonomi menuju digitalisasi mendorong tersedianya data yang akurat dan mutakhir. Pemerintah daerah juga harus memmiliki data seluruh pelaku usaha di kota taman, agar arah pembangunan ekonomi semakin tepat sasaran.
"Dengan perubahan pola ekonomi yang dipengaruhi perkembangan teknologi dan informasi, maka pendataan sangat penting saat ini," kata Neni.
Sensus ekonomi 2026 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Data yang dihasilkan oleh para petugas di lapangan akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan pemerintah.
Seluruh petugas di lapangan diharapkan menjalankan pekerjaan dengan penuh dedikasi, menjaga integritas, serta mengedepankan sikap sopan santun.
"Saat beribteraksu dengan masyarakat harus memperhatikan etika dan selalu memakai atribut, surat tugas serta identitas lengkap," ujar Neni lagi.
Mulai dari pemerintah pusat hingga daerah sangat membutuhkan hasil data sensus ekonomi 2026 untuk memperoleh data terkini mengenai berbagai aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari usaha mikro hingga usaha besar.
Editor: Aspian Nur
Senin, 15/06/2026
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat mengenakan atribut sensus ekonomi kepada petugas lapangan secara simbolis. (Foto: Dok.Pemkot)
TERPOPULER