Kamis, 20/08/2026
Kamis, 20/08/2026
Sejumlah warga menyaksikan dari atas atap, sisa puing kebakaran yang masih dilakukan penyiraman oleh petugas. (Foto: Januar/Korankaltim.com)
Kamis, 20/08/2026

Sejumlah warga menyaksikan dari atas atap, sisa puing kebakaran yang masih dilakukan penyiraman oleh petugas. (Foto: Januar/Korankaltim.com)
Penulis: Muhammad Solih Januar
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Dahor II, RT 48 dan RT 49, Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, Kamis (20/8/2026). Belasan rumah warga hangus terbakar dan kini hanya menyisakan puing.
Salah seorang warga terdampak, Asrani, mengaku tidak mengetahui secara pasti waktu awal kebakaran terjadi. Namun, saat menyadari peristiwa tersebut, api sudah membesar dan melahap bangunan di sekitar permukiman.
“Saya lagi tidur, pas dengan teriakan, bangun, liat api sudah besar,” ujarnya.
Meski baru bangun tidur, ia mengaku tidak panik, dan langsung mengamankan sejumlah keluarganya, serta barang berharga lainnya seperti surat menyurat hingga sepeda motor.
“Saya liat api sudah besar jadi keluarga dulu, terus langsung keluarkan motor sama surat,” ungkapnya.
Hembusan angin serta bahan bangunan yang didominasi kayu menjadi bahan bakar alami untuk si jago merah, lantas api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lainnya.
Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali menyebut, saat menerima laporan, kondisi api memang sudah cukup besar, laporan itu ia terima sekitar pukul 09.10 Wita.
“Kami terima laporan, dan kami langsung kerahkan unit terdekat, tapi saat itu api sudah sangat besar,” jelas Usman.
Lantas pihaknya langsung memberikan instruksi untuk mengerahkan kekuatan penuh, seluruh armada utama darib Unit Pelaksana Teknis termasuk Pos PB dikerahkan menuju ke lokasi kejadian.
“Kami juga turut dibantu unit Pertamina Hulu Mahakam, kemudian unit dari TNI-Polri, dan unsur relawan,” sebutnya.
Titik api yang sulit di jangkau, serta padatnya warga menjadi tantangan buat petugas, lantas petugas pemadam kebakaran harus melakukan sambung selang untuk menjangkau titik api. Meski demikian, api berhasil dikuasai kurang dari satu jam yang dilanjutkan dengan pendinginan.
Usman memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya saja terdapat satu insiden yang menimpa salah satu relawan setelah tertimpa reruntuhan bangunan sehingga harus dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani penanganan medis.
“Dari kejadian ini saya meminta baik relawan ataupun rekan media, untuk menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD) jika masuk ke ring satu, “ tegasnya.
Di sisi lain, Kapolsek Balikpapan Utara AKP Hari Purnomo mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pendataan dan pendalaman terkait kejadian ini.
“Untuk penyebab, nanti dari Polres akan mengerahkan tim Inafis,” singkatnya.
Editor: Erwin
Kamis, 20/08/2026
Sejumlah warga menyaksikan dari atas atap, sisa puing kebakaran yang masih dilakukan penyiraman oleh petugas. (Foto: Januar/Korankaltim.com)
TERPOPULER