Upacara tersebut berhasil menyita perhatian masyarakat, saat bendera dikibarkan dan lagu Indonesia Raya dikumandangkan, masyarakat tak ayal ikut berdiri, memberi hormat serta menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Masyarakat yang hadir itu rupanya tak hanya warga sekitar, Bethadeta Sinaga contohnya, warga asal Medan, Sumatera Utara yang secara kebetulan sedang berada di Balikpapan, wilayah yang tak jauh dari IKN.
"Saya dari Balikpapan menuju IKN dari kemarin dan menginap untuk lihat upacara serta keluarga saya yang ada disini," katanyaujar Betha.
Betha awalnya sempat pesimis mengingat sudah jarang terekspos untuk pembangunan. Hingga akhirnya dia percaya pembangunan itu masih terus berjalan.
Deputi Pengendalian Pembangunan OIKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi mengatakan dalam apel tersebut juga turut dihadiri oleh sejumlah Kesultanan yang ada di Kalimantan Timur.
"Jadi ada Kesultanan Kutai, kemudian ada dari Paser dan lainnya, tapi untuk Kesultanan Kutai hanya ikut pengibaran, beliau izin," tutur Thomas.
Secara keseluruhan peserta upacara yang hadir itu sebanyak 3000 peserta yang dimana juga termasuk para investor yang turut membangun IKN.
Editor: Aspian Nur