Selasa, 18/08/2026
Selasa, 18/08/2026
Bendera yang dibentangkan sepanjang dua meter dalam memeriahkan HUT ke-81 RI. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
Selasa, 18/08/2026

Bendera yang dibentangkan sepanjang dua meter dalam memeriahkan HUT ke-81 RI. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gang 1, Jalan Bung Tomo, RT 01, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, tampil berbeda. Warga menyatukan semangat gotong royong melalui pembuatan bendera Merah Putih sepanjang 2.026 meter.
Bentangan kain tersebut sengaja dibuat mengikuti angka tahun 2026. Proses pembuatannya melibatkan sekitar 20 ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok Dasawisma RT 01. Mereka mengerjakan kain secara bertahap, mulai dari menjahit, merapikan hingga menyambungkan setiap bagian.
Ketua RT 01 Kelurahan Baqa Hairani Safitri menuturkan, ide tersebut muncul dari keinginan warga membuat perayaan kemerdekaan yang memiliki ciri khas tersendiri.
“Awalnya kami berpikir bagaimana membuat sesuatu yang berbeda. Kemudian muncul gagasan membuat bendera sepanjang 2.026 meter, sesuai dengan tahun 2026,” ujarnya.
Menurut Hairani, pengerjaan dilakukan secara berkelompok. Kain terlebih dahulu dipotong dan dibagi ke beberapa bagian agar lebih mudah dikerjakan. Setelah selesai dijahit, seluruh bagian dikumpulkan untuk kemudian disatukan menjadi satu bentangan panjang.
Kegiatan itu juga menjadi wadah bagi para ibu untuk saling belajar. Beberapa di antaranya belum terbiasa menjahit, sehingga mendapat pendampingan dari anggota lain yang lebih berpengalaman.
“Sekitar 20 ibu ikut terlibat. Ada yang sudah bisa menjahit, ada juga yang masih belajar. Yang penting semuanya berpartisipasi,” katanya.
Selain bendera, warga turut mempercantik lingkungan dengan berbagai dekorasi bernuansa kemerdekaan. Seluruh pembiayaan dilakukan melalui swadaya masyarakat.
Ketua Forum RT Kelurahan Baqa, Iskandar, mengatakan warga juga memanfaatkan sekitar 300 batang bambu yang dikumpulkan dari kawasan Kilometer 14. Bambu tersebut digunakan untuk membuat pagar, tiga gapura, tiang bendera serta ornamen lainnya.
“Pengambilannya dua kali. Pertama sekitar 200 batang, lalu yang kedua sekitar 100 batang. Totalnya kurang lebih 300 batang,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua KKN Kolaborasi 2026 RT 01, Muhammad Subhan, menyebut penggunaan bambu sekaligus mengangkat nilai perjuangan dan kearifan lokal.
“Kami ingin menonjolkan bambu runcing sebagai simbol perjuangan. Semua potensi yang ada di RT 01 kami kreasikan untuk memperkuat Kampung Merah Putih,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Selasa, 18/08/2026
Bendera yang dibentangkan sepanjang dua meter dalam memeriahkan HUT ke-81 RI. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
TERPOPULER