Selasa, 20/06/2023
Selasa, 20/06/2023
Shinta Damayanti, Sekretaris SKK Migas di tengah penyelenggaraanThe 13th IHRS 2023. (Foto: Dok.Korankaltim.com)
Selasa, 20/06/2023

Shinta Damayanti, Sekretaris SKK Migas di tengah penyelenggaraanThe 13th IHRS 2023. (Foto: Dok.Korankaltim.com)
Penulis: Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - The 13th Indonesia HR Summit (IHRS) 2023 yang mengusung tema “Redefining Human Capital: Inspiring People to Take Action: Think B.I.G, Win B.I.G.” masih berlangsung hingga hari ini, Selasa (20/6/23).
Konferensi tahunan mengenai sumber daya manusia yang paling bergengsi di Indonesia dan ASEAN ini terselenggara berkat kerja sama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan tiga perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yakni PT Pertamina Eksplorasi Produksi (Pertamina EP), Saka Indonesia Pangkah Limited, Eni Muara Bakau B.V. serta didukung PT Multi Taruna Sejati.
Hari kedua penyelenggaraan The 13th IHRS 2023 menampilkan puluhan pembicara andal di bidangnya yang membagikan pengetahuan mengenai trend terkini serta perkembangan terakhir dalam industri sumber daya manusia. Informasi ini bermanfaat untuk membantu para peserta untuk tetap relevan dalam dunia kerja yang terus berkembang dan berubah.
"Di The 13th IHRS 2023 ini, 1.074 peserta mempunyai kesempatan untuk belajar mengenai strategi pengelolaan sumber daya manusia yang efektif, pengembangan kepemimpianan, manajemen bakat, dan banyak lagi,” jelas Shinta Damayanti, Sekretaris SKK Migas di tengah penyelenggaraan The 13th IHRS 2023.
Selain memberikan pemahaman kepada peserta, kegiatan ini juga dapat menginspirasi bagi para praktisi dalam menciptakan sumber daya manusia yang tangguh dan mampu melaksanakan akselerasi transformasi bagi keberlanjutan bisnis.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menampilkan perkembangan terbaru di bidang pengelolaan sumber daya manusia yang dapat meningkatkan ketangguhan dan mengubah krisis menjadi kesempatan, namun juga hadir untuk mengobarkan inspirasi dan semangat mewujudkan pemulihan yang berkelanjutan serta menguatkan sinergi dalam membangun sumber daya manusia nasional yang andal.
“Kita berada pada masa di mana komunikasi dan interaksi fisik maupun sosial mengalami perubahan radikal. Para pengelola sumber daya manusia dituntut untuk peka dan mampu beradaptasi dengan tantangan zaman. Perubahan yang tidak terelakkan sudah sepatutnya dapat dijawab dengan implementasi dari inisiatif-inisiatif yang dibuat, membuat langkah-langkah nyata tanpa kekhawatiran,” tambah Shanti Damayanti.
Perubahan yang tidak terelakkan sudah sepatutnya dapat dijawab dengan implementasi dari inisiatif-inisiatif yang dibuat serta membuat langkah-langkah nyata tanpa kekhawatiran.
Jumlah peserta tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya tercatat sebanyak 800 peserta dan dilaksanakan secara hybrid, tahun ini perhelatan The 13th IHRS 2023 digelar secara full offline seiring dengan kondisi yang semakin pulih dari pandemi.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada para sponsor, peserta, dan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraaan IHRS tahun ini. Mari kita menutup acara ini dengan optimisme bahwa kita mampu menghadapi perubahan yang ada dan melakukan penyesuaian dalam segala aspek demi keberlangsungan organisasi dan pengingkatan kualitas sumber daya manusia di seluruh Indonesia. Bahwa kita mampu untuk membuat inovasi-inovasi dan mengimplementasikan inisiatif tersebut saat ini juga, sekarang juga. Think Big, Start Small, Act Now. Sampai jumpa lagi di IHRS tahun depan, ” tutup Shinta Damayanti. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin
Selasa, 20/06/2023
Shinta Damayanti, Sekretaris SKK Migas di tengah penyelenggaraanThe 13th IHRS 2023. (Foto: Dok.Korankaltim.com)
TERPOPULER