sponsor

Sabtu, 18/07/2026

DPRD Bontang Tolak Normalisasi LGBT, Tegaskan Penyimpangan Harus di Lawan

Sabtu, 18/07/2026

Anggota DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal (Dok. Setwan)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

sponsor

DPRD Bontang Tolak Normalisasi LGBT, Tegaskan Penyimpangan Harus di Lawan

Sabtu, 18/07/2026

logo

Anggota DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal (Dok. Setwan)

KORANKALTIM.COM, BONTANG - Anggota DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal, secara tegas menolak upaya normalisasi perilaku LGBT yang tengah ramai diberbagai sosial media. Dirinya mengatakan, LGBT merupakan perilaku menyimpang, baik dalam sudut pandang agama maupun kesehatan. 

Maka aktifitas tersebut tidak boleh dibiarkan menyebarluas. "Penyebaran kampanye normalisasi LGBT sangat masif di media sosial, bahkan sudah merabah dunia nyata," ucapnya, Sabtu (18/6/2026).

Ia menjelaskan, kampanye tersebut dapat berpotensi berpengaruh terhadap masa depan generasi muda kota taman. 

Baginya, seluruh pihak tidak boleh tutup mata atas fenomena ini. Dirinya juga menyampaikan, nilai-nilai agama dan budaya ketimuran yang dijunjung tinggi selama ini harus menjadi benteng utama dalam menangkal pengaruh tersebut. 

Menurutnya, membiarkan gerakan ini berkembang sama saja dengan membuka pintu untuk terjadinya degradasi moral di tengah masyarakat. 

"Faktor kesehatan juga perlu jadi perhatian serius, perilaku hubungan sesama jenis memiliki risiko tinggi terhadap penularan penyakit menular seksual," paparnya. 

Selain itu, LGBTQ+ juga dapat merusak eksistensi bangsa dan negara. Sebab jika kampanye ini semakin masif akan berpengaruh terhadap populasi manusia karen tidak mampu menghasilkan keturunan. 

Dirinya menegaskan, kekurangan penerus ini akan menyebabkan terganggunya sistem pemerintahan. Pasalnya, tidak ada Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup untuk mengisi seluruh posisi penting. 

Berdasarkan data milik Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, selama 2026 ini tercatat 1.018 kasus baru HIV ditemukan dalam setahun. Kasus HIV/AIDS terbanyak disebabkan oleh hubungan seksual yang berisiko, terutama penularan pada kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL). 

Saeful Rizal berharap, kesadaran terhadap perilaku menyimpang LGBT harus terus ditingkatkan sejak sedini mungkin. Keterlibatan pemerintah daerah juga penting dalam membentengi para penerus bangsa. (adv)

sponsor

DPRD Bontang Tolak Normalisasi LGBT, Tegaskan Penyimpangan Harus di Lawan

Sabtu, 18/07/2026

Anggota DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal (Dok. Setwan)

Share

Berita Terkait