Sabtu, 18/07/2026

Hetifah Dorong Transformasi Penyiaran Kaltim, Literasi Digital dan Smart Journalism jadi Fokus

Sabtu, 18/07/2026

Suasana workshop Penguatan Peran Radio dan Televisi Kaltim sebagai Media Informasi, Edukasi, dan Hiburan Berkualitas di Era Digital (Surya/KK)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Hetifah Dorong Transformasi Penyiaran Kaltim, Literasi Digital dan Smart Journalism jadi Fokus

Sabtu, 18/07/2026

logo

Suasana workshop Penguatan Peran Radio dan Televisi Kaltim sebagai Media Informasi, Edukasi, dan Hiburan Berkualitas di Era Digital (Surya/KK)

Penulis : Rahmat Surya

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dinilai harus menjadi momentum untuk memperkuat kualitas penyiaran, bukan menggeser peran media konvensional.

Hal tersebut mengemuka dalam Workshop BRIN bertema Penguatan Peran Radio dan Televisi Kaltim sebagai Media Informasi, Edukasi, dan Hiburan Berkualitas di Era Digital yang digelar di Hotel Mercure Samarinda, Sabtu (19/7/2026).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi BRIN bersama Ketua Komisi X DPR RI Dapil Kaltim, Hetifah Sjaifudian. Workshop menghadirkan pemerintah daerah, insan penyiaran, pegiat media, dan akademisi untuk membahas strategi memperkuat peran radio dan televisi di tengah pesatnya transformasi digital.

Hetifah Sjaifudian menyampaikan, tantangan penyebaran informasi saat ini tidak dapat dihadapi oleh satu pihak saja. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, media, lembaga riset, dan institusi pendidikan guna meningkatkan literasi digital masyarakat.

"Masyarakat harus dibiasakan bersikap kritis terhadap setiap informasi yang diterima dengan memastikan sumbernya sebelum mempercayai maupun menyebarkannya, mengingat maraknya informasi tanpa kejelasan asal-usul," ujar Hetifah.

Selain itu, dia menilai praktik jurnalistik harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui penerapan smart journalism. Pemanfaatan AI dan big data, katanya, harus difungsikan sebagai alat bantu verifikasi dan penguatan kualitas informasi, bukan menggantikan peran jurnalis.

"Teknologi harus membantu menghasilkan informasi yang lebih berkualitas dan terpercaya, bukan membuat kita bergantung tanpa melakukan verifikasi," ucapnya.

Media memiliki peran strategis sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah, baik dalam menyampaikan informasi maupun menyalurkan aspirasi publik sebagai bahan penyusunan kebijakan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Ririn Sari Dewi menambahkan, penguatan literasi digital menjadi program prioritas pemerintah daerah melalui kerja sama dengan sekolah tingkat SMP, SMA, dan SMK.

"Agar generasi muda mampu bermedia sosial secara cerdas dan bertanggung jawab," sebutnya. Diskominfo terus memperkuat kemitraan dengan media agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik.

Pemerintah, kata dia, memanfaatkan mekanisme hak jawab ketika terdapat pemberitaan yang memerlukan klarifikasi. Penjelasan pemerintah terkait persoalan dan penyesuaian jadwal distribusi seragam sekolah gratis sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat.

"Kami tidak antikritik namun berkewajiban menyampaikan kronologi dan alasan perubahan kebijakan secara transparan melalui media," ucap Ririn.

Lebih lanjut, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kaltim Fitriansyah mengapresiasi adanya kolaborasi BRIN dan Komisi X DPR RI dalam memperkuat sektor penyiaran berbasis riset dan teknologi. Ia menegaskan pemanfaatan AI harus diarahkan untuk mendukung kemajuan radio dan televisi.

"Ini membuka peluang kolaborasi riset dengan insan media guna mendorong pengembangan industri penyiaran di Kaltim," kata Fitri. 

Editor: Aspian Nur

Hetifah Dorong Transformasi Penyiaran Kaltim, Literasi Digital dan Smart Journalism jadi Fokus

Sabtu, 18/07/2026

Suasana workshop Penguatan Peran Radio dan Televisi Kaltim sebagai Media Informasi, Edukasi, dan Hiburan Berkualitas di Era Digital (Surya/KK)

Share

Berita Terkait