Sabtu, 18/07/2026
Sabtu, 18/07/2026
Foto bersama saat pembukaan Rakor di Gedung Bapperida Kota Samarinda, Sabtu (18/7/2026). (Rafik/Korankaltim.com).
Sabtu, 18/07/2026

Foto bersama saat pembukaan Rakor di Gedung Bapperida Kota Samarinda, Sabtu (18/7/2026). (Rafik/Korankaltim.com).
Penulis : M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Samarinda menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) intensif guna mematangkan kesiapan kontingen menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII/2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Paser November mendatang .
Rakor ini menjadi krusial karena menyatukan komitmen antara jajaran pengurus kota, pihak Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) hingga pengurus KONI di tingkat provinsi dalam menghadapi tantangan teknis maupun non-teknis. Ketua KONI Samarinda Wahyudi, menyampaikan, fokus utama rakor kali ini adalah finalisasi tahapan verifikasi atlet berdasarkan daftar panjang (long list) yang mencakup 1.700 personel dari 64 cabang olahraga (cabor).
"Fokus utama rakor ini adalah memastikan kesiapan data faktual kami. Dasar verifikasi ini adalah hasil babak kualifikasi (Pra-Porprov) kemarin. Bersama Disporapar kami sudah memverifikasi hasil tersebut untuk menentukan siapa saja yang berhak berangkat," jelas Wahyudi kepada awak media, Sabtu (18/7/2026).
Selain masalah internal data, poin krusial yang mengemuka dalam Rakor adalah status pendaftaran kontingen.
KONI Samarinda menegaskan saat ini posisi mereka masih dalam tahap menunggu (wait and see) terkait regulasi resmi mengenai jumlah nomor tanding yang dikeluarkan oleh KONI Kaltim bersama Panitia Besar (PB) Porprov. Menanggapi hal ini, Wakil Ketua II KONI Kaltim Dandri Dauri memberikan pandangannya di sela koordinasi.
Ia mengapresiasi langkah cepat KONI Samarinda dalam mengunci long list atlet dan menegaskan penyelarasan nomor tanding dengan PB Porprov sedang dikebut oleh tingkat provinsi agar tidak mengganggu linimasa persiapan daerah.
Jalannya rakor ini juga diwarnai dengan pembahasan tantangan eksternal berupa dinamika anggaran yang sedang melanda seluruh wilayah kaltim.
Kepala Disporapar Kota Samarinda, Muslimin, yang hadir dalam kesempatan tersebut, memberikan suntikan motivasi sekaligus menegaskan komitmen penuh pemerintah kota.
"Kita tidak menampik adanya rasionalisasi anggaran di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota saat ini. Namun, saya tegaskan dalam rakor ini, keterbatasan anggaran tidak boleh sedikit pun menyurutkan semangat juang kita," tegas Muslimin.
Muslimin mengingatkan kembali momentum sejarah saat Porprov di Berau saat Samarinda dengan keterbatasan dana justru mampu keluar sebagai Juara Umum karena faktor mentalitas dan kebersamaan.
"Waktu efektif kurang dari empat bulan. Saya minta KONI dan cabor bergerak cepat dan efisien. Pemerintah Kota tetap solid: kita berangkat, dan kita berangkat untuk menang!" pungkas Muslimin.
Editor: Aspian Nur
Sabtu, 18/07/2026
Foto bersama saat pembukaan Rakor di Gedung Bapperida Kota Samarinda, Sabtu (18/7/2026). (Rafik/Korankaltim.com).
TERPOPULER