Sabtu, 18/07/2026
Sabtu, 18/07/2026
Kunjungan Bupati Kukar saat memantau langsung kondisi korban dampak musibah kebakaran di Kelurahan Baru (heri/korankaltim.com)
Sabtu, 18/07/2026

Kunjungan Bupati Kukar saat memantau langsung kondisi korban dampak musibah kebakaran di Kelurahan Baru (heri/korankaltim.com)
Penulis : Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) hadir secara penuh dalam membantu warga yang terdampak musibah kebakaran di RT 7 Jalan AM Sangaji Kelurahan Baru (Kampung Baru), Kecamatan Tenggarong. Komitmen ini disampaikan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat monitoring, peninjauan sekaligus bersilaturahmi dengan warga terdampak kebakaran, Sabtu (18/7/2026).
Tak hanya memberikan dukungan moril, Aulia tetapi juga memastikan berbagai kebutuhan pemulihan warga akan difasilitasi pemerintah daerah.
“Kami ingin memastikan warga yang tertimpa musibah tidak menanggung beban ini sendirian. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara akan hadir mendampingi proses pemulihan, mulai dari pengurusan dokumen, perbaikan rumah hingga pemulihan layanan dasar,” tegas Aulia.
Berdasarkan pendataan sementara, kebakaran yang terjadi pada Jumat (17/7/2026) siang kemarin sekitar pukul 12.00 WITA menghanguskan delapan rumah dan berdampak kepada 16 kepala keluarga atau 58 jiwa. Aulia mengajak warga untuk tetap tabah dan sabar menghadapi cobaan tersebut seraya meyakini bahwa setiap musibah mengandung hikmah.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Kukar memastikan seluruh pengurusan dan pencetakan kembali dokumen administrasi kependudukan yang hilang atau terbakar, seperti KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran hingga dokumen kependudukan lainnya akan dilakukan secara gratis melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Pemkab juga akan berkoordinasi dengan Polres Kutai Kartanegara dan instansi terkait guna membantu pemulihan berbagai dokumen penting lainnya, termasuk ijazah yang ikut terbakar.
Dalam upaya mempercepat pemulihan pascabencana, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman akan melakukan pendataan, verifikasi kerusakan, rehabilitasi, hingga pembangunan kembali rumah warga terdampak sesuai ketentuan yang berlaku. Selain pemulihan tempat tinggal, Pemkab Kukar juga akan memfasilitasi pemasangan kembali sambungan listrik PLN dan sambungan air bersih PDAM secara gratis bagi seluruh warga terdampak agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.
Sementara Lurah Kelurahan Baru Bayu Ramanda menyampaikan, dalam waktu kurang dari 24 jam pascakebakaran, pendataan awal terhadap warga terdampak telah berhasil dilakukan.
Pendataan masih terus diperbarui, khususnya terkait dokumen administrasi yang hilang akibat kebakaran. Warga yang kehilangan dokumen penting diimbau segera melapor ke Kantor Kelurahan Baru agar proses penerbitan kembali dapat segera difasilitasi.
Dalam kegiatan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kutai Kartanegara menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp17,9 Juta kepada 16 kepala keluarga terdampak.
Sementara Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kutai Kartanegara menyalurkan 32 boks hygiene kit masing-masing dua boks untuk setiap kepala keluarga, serta bantuan uang tunai guna membantu memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat. Hingga saat ini, proses pendataan korban, verifikasi kerusakan rumah, serta penyaluran bantuan masih terus dilakukan oleh instansi terkait.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menegaskan komitmennya untuk mengawal proses pemulihan hingga warga dapat kembali menjalani kehidupan secara normal. “
Semoga tetap diberi ketabahan dan kesabaran saudara kami semua, insyaAllah ada hikmah dari setiap musibah, kami memastikan Pemkab Kutai Kartanegara hadir untuk memberikan keringanan bagi korban terdampak musibah kebakaran di Kampung Baru,” harap Aulia.
Editor: Aspian Nur
Sabtu, 18/07/2026
Kunjungan Bupati Kukar saat memantau langsung kondisi korban dampak musibah kebakaran di Kelurahan Baru (heri/korankaltim.com)
TERPOPULER