Kamis, 17/06/2021

Hanya Nunggu Teman di Taman Tepian Mahakam Harus Bayar Rp10 Ribu, Keluhan Warga Samarinda Ini Viral di Media Sosial

Kamis, 17/06/2021

Taman di depan Islamic Center Jalan Slamet Riyadi Samarinda yang jadi lokasi pungli tukang parkir. (rajaniracafacebook)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Hanya Nunggu Teman di Taman Tepian Mahakam Harus Bayar Rp10 Ribu, Keluhan Warga Samarinda Ini Viral di Media Sosial

Kamis, 17/06/2021

logo

Taman di depan Islamic Center Jalan Slamet Riyadi Samarinda yang jadi lokasi pungli tukang parkir. (rajaniracafacebook)

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Masyarakat Samarinda Kamis (17/6/2021) hari ini diramaikan dengan unggahan seorang warga di media sosial Facebook dan Instagram serta Twitter.

Keluhan warga tersebut terkait dengan aksi tukang parkir di taman Tepian Mahakam Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di depan Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center.

Di media sosial, warga yang berdomisili di Jalan DI Panjaitan, Samarinda Utara itu menuliskan keluhannya terkait ulah tukang parkir di taman depan Islamic Center yang meminta uang padahal dirinya sedang tidak parkir atau meninggalkan kendaraan Rabu (16/6/2021) malam kemarin sekitar pukul 22.00 WITA atau jam sepuluh malam. 

“Tolong pak yang di depan Islamic Center yang di taman halte busway, saya cuman mampir di pingir jalan nunggu teman, datang preman minta duit parkir. Parkir dari mana saya saja masih posisi di samping trotoar nunggu teman,” tulis warga itu. “Di kasih uang dua ribu rupiah malah minta 10 ribu, pake ngancam segala, tolong pak di tindak,” imbuhnya.

Tak mau mengalami hal yang tak diinginkan, warga ini pun memilih memberikan uang Rp10 ribu kepada si tukang parkir. “Sudah dua kali saya kena, sebelumnya dulu pas saya duduk santai tapi waktu itu bukan tukang parkir, pengamen,” jelasnya kepada korankaltim.com

Menurut warga ini, dirinya memang kerap melintas di Jalan Slamet Riyadi karena mendatangi orangtuanya yang tinggal di Samarinda Seberang. 

Postingan warga di akun Facebook Keluhan Warga Busam ini langsung dibanjiri komentar warga Kota Tepian lainnya. Ternyata tidak hanya dirinya yang “dipalak” tukang parkir dengan nominal tiga kali lipat, warga lain menyatakan pernah mengalami hal yang sama, bahkan jumlahnya puluhan orang.

Mereka berharap ada sikap tegas dari Pemerintah Kota Samarinda mengatasi hal ini, terutama Satpol PP, untuk menindak tukang parkir dan pihak lain yang melakukan pungutan liar (pungli) tak hanya di Tepian Mahakam tapi juga di kawasan lain di Kota Samarinda.


Penulis/Editor: Aspian Nur

Hanya Nunggu Teman di Taman Tepian Mahakam Harus Bayar Rp10 Ribu, Keluhan Warga Samarinda Ini Viral di Media Sosial

Kamis, 17/06/2021

Taman di depan Islamic Center Jalan Slamet Riyadi Samarinda yang jadi lokasi pungli tukang parkir. (rajaniracafacebook)

Share

Berita Terkait