Sebelumnya, terdapat 3 kader yang mengembalikan formulir sebagai bakal calon Ketua Golkar Samarinda, antara lain, Hendra, Tanty Prasetyaningrum, dan Jafar Abdul Gaffar. Namun, pada prosesnya, Tanty menarik kembali formulir dan calon pun tersisa 2 orang.
Musda memilih ketua secara musyawarah tanpa ada voting dan memercayakan Hendra sebagai Ketua DPD II Golkar Samarinda.
Usai terpilih menjadi ketua, Hendra mengatakan akan sesegera mungkin merapatkan barisan dengan menyerap aspirasi pengurus lama, ormas sayap, PTK, untuk menyiapkan kader terbaik menjadi pengurus.
Ia juga menegaskan tidak akan ada gap atau pengkotak-kotakan di kepengurusannya nanti. "Harus bersatu, untuk menjadi kuat," kata Hendra.
Agenda selanjutnya, lanjut Hendra, adalah konsolidasi partai, membentuk PTK, PTL, sesuai arahan DPP.
"Di partai ini ending-nya kalau bukan ingin menjadi Caleg ya kepala daerah. Kalau cuma datang duduk, untuk apa di partai, karena sekarang ini masyarakat membutuhkan kita," tegas dia.
Penulis : Faishal Alwan Yasir
Editor: M.Huldi