Sabtu, 19/09/2026

PPU Fest ke-4 Ajang Promosi Wisata dan Ekonomi Kreatif Lokal

Sabtu, 19/09/2026

Kegiatan PPU Fest ke-4 yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati PPU, Jumat (18/9/2026). (Dinda/korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

PPU Fest ke-4 Ajang Promosi Wisata dan Ekonomi Kreatif Lokal

Sabtu, 19/09/2026

logo

Kegiatan PPU Fest ke-4 yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati PPU, Jumat (18/9/2026). (Dinda/korankaltim.com)

Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani

KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Ditengah keterbatasan anggaran, Penajam Paser Utara (PPU) Fest ke-4 tetap digelar di Penajam dan dibuka resmi Jumat (18/9/2026) malam tadi   di halaman Kantor Bupati PPU, mengusung tema Harmoni, Budaya dan Kreativitas ini tetap menghadirkan pertunjukan seni, ekonomi kreatif dan promosi wisata local.

Ketua Dewan Ekonomi Kreatif (Deparekraf) PPU Sandry Ernamurti menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dan generasi. "Kami mengajak lintas sektor dan generasi untuk memeriahkan PPU Fest bersama-sama," ujar Sandry.

PPU Fest tahun ini menggunakan anggaran Rp200 Juta namun setelah dipotong pajak yang tersisa sebesar Rp176 Juta. Walaupun tidak semeriah tahun lalu, pihaknya tetpa berusaha semaksimal mungkin. "Ekraf mengelola dan mengemas ini sedemikian rupa sehingga marwah PPU Fest 1, 2, 3 dan yang ke-4 ini tidak hilang. Kami tetap bisa menggelar ajang ini, meski anggaran sedikit tapi tetap maksimal," tegasnya.

Pada hari pertama panggung PPU Fest dimeriahkan penampilan sanggar seni lokal dan tiga grup band, yakni J-Kopi, Vanilla serta Plat Merah sebagai penampil penutup. Rangkaian kegiatan hari kedua pada Sabtu (19/9/2026) hari ini diisi kompetisi Zumba Battle pada pukul 15.00 WITA dan pertunjukan budaya kuda lumping serta acara akan ditutup langsung oleh bupati PPU Mudyat Noor.

Pada malam penutupan nanti akan menampilkan Olopat band dan Citos kemudian ditutup oleh artis Kiki Pantura bersama EQ Nusantara Band.

Di PPU Fest terdapat stand yang disiapkan Ekraf mulai dari kuliner, kriya, fotografi hingga promosi wisata dan dimanfaatkan oleh Kelompok Sadar Wisata (Kompak) Nusa Bahari untuk memperkenalkan potensi wisata lokal yakni Pulau Gusung.

Sekretaris Kompak Nusa Bahari M Razil Fauzan mengatakan promosi tersebut penting untuk mendorong masyarakat PPU agar lebih mengenal dan mencintai destinasi wisata di daerah sendiri. Menurutnya, selama satu tahun operasional Jelajah Dinasti Nusantara (JNK) Kaltim, sebagian besar pengunjung Pulau Gusung justru berasal dari luar daerah.
"Memang dari berjalannya JNK Kaltim selama satu tahun, 80 persen pengunjungnya adalah orang Balikpapan, sisanya orang Penajam dan Paser," sebut Razil.

Dengan adanya promosi di PPU Fest ini, ia berharap minat masyarakat lokal terhadap wisata bahari PPU semakin meningkat. Pulau Gusung dinilai memiliki beragam aktivitas wisata, mulai dari snorkeling, freediving, hingga menikmati pasir putih dan terumbu karang.

"Bukan hanya memajukan UMKM, tapi sektor pariwisata juga penting untuk menopang perekonomian di PPU. Ayo nikmati wisata lokal kita, Pulau Gusung," pungkas Razil. 

Editor : Aspian Nur

PPU Fest ke-4 Ajang Promosi Wisata dan Ekonomi Kreatif Lokal

Sabtu, 19/09/2026

Kegiatan PPU Fest ke-4 yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati PPU, Jumat (18/9/2026). (Dinda/korankaltim.com)

Share

Berita Terkait