Kamis, 17/09/2026
Kamis, 17/09/2026
Tampak Kota Bontang saat diselimuti oleh kabut asap (Rahmadani/Korankaltim.com)
Kamis, 17/09/2026

Tampak Kota Bontang saat diselimuti oleh kabut asap (Rahmadani/Korankaltim.com)
Penulis: Rahmadani
KORANKALTIM.COM, BONTANG – Sejak beberapa hari terakhir, Kota Bontang diselimuti asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut sangat dikeluhkan masyarakat.
Salah satu warga, Hayati, mengatakan bahwa kabut asap tidak hanya mengganggu jarak pandang saat berkendara, tetapi juga mulai memicu masalah kesehatan seperti sesak napas dan iritasi mata.
“Ketebalan asap terasa kian memburuk terutama pada pagi dan malam hari. Kami menjadi harus menggunakan masker,” ujarnya, Kamis (17/9/2026) Ia menjelaskan, aktivitas sehari-hari menjadi terganggu, pekerjaan hingga anak-anak yang bersekolah juga terkena dampak dari tebalnya asap di seluruh sudut kota.
Dirinya juga menyampaikan, asap tersebut akan sangat berbahaya bagi anak-anak karena dapat menyerang pernapasan. Oleh sebab itu, pengawasan terhadap sang buah hati perlu diperketat. “Selama kabut asap ini keluarga saya yang masih anak-anak tidak boleh keluar rumah, dia seharian berdiam diri di rumah,” ungkapnya.
Menurutnya, pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kebijakan harus segera merumuskan solusi konkret untuk mengatasi fenomena kabut asap. Selain itu, mendorong pemerintah memberikan imbauan secara massal di berbagai platform media dan melakukan pembagian masker gratis.
Editor: Erwin
Kamis, 17/09/2026
Tampak Kota Bontang saat diselimuti oleh kabut asap (Rahmadani/Korankaltim.com)
TERPOPULER