Rabu, 16/09/2026
Rabu, 16/09/2026
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
Rabu, 16/09/2026

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
Penulis: Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Berau Tahun Anggaran 2026 tidak menyurutkan pemerintah daerah untuk menjaga pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.
Selain memprioritaskan pelayanan dasar dan infrastruktur, pemerintah mengandalkan investasi sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan, APBD Berau 2026 ditetapkan sekitar Rp3,42 triliun. Anggaran tersebut diarahkan untuk kebutuhan prioritas, mulai dari pelayanan dasar, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Di tengah kondisi fiskal yang terbatas, Pemkab Berau juga memastikan kesejahteraan aparatur tetap menjadi perhatian. Salah satunya dengan mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN).
“Di tengah keterbatasan ini, kami berkomitmen untuk tidak melakukan pemotongan TPP,” ungkapnya.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesejahteraan aparatur sekaligus mendorong pelayanan publik yang profesional.
Pada sisi lain, pemerintah daerah terus membuka ruang kemitraan dengan pelaku usaha untuk menciptakan iklim investasi yang inklusif dan berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan capaian investasi Berau yang menunjukkan tren positif.
Pada 2025, realisasi investasi Berau mencapai sekitar Rp8,76 triliun atau 194,71 persen dari target Rp4,5 triliun. Capaian tersebut menempatkan Berau sebagai daerah dengan persentase realisasi investasi tertinggi di Kalimantan Timur berdasarkan data yang disampaikan pemerintah daerah.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran, mengatakan capaian tersebut menunjukkan peluang investasi di Berau masih terbuka.
“Targetnya Rp4,5 triliun, alhamdulillah kita bisa mencapai Rp8,7 triliun sekian,” tutur Nanang.
Memasuki 2026, DPMPTSP Berau kembali berupaya mempertahankan momentum tersebut. Nanang menyebut target investasi daerah berada di kisaran Rp4,6 triliun, sementara target yang ditetapkan pemerintah provinsi mencapai lebih dari Rp8 triliun.
Hingga triwulan I dan II 2026, realisasi investasi Berau telah mencapai sekitar Rp3,7 triliun. Capaian tersebut menjadi pijakan pemerintah untuk terus mengejar realisasi hingga akhir tahun.
“Alhamdulillah sudah mencapai Rp3,7 triliun,” ujarnya.
Nanang menilai capaian investasi tidak terlepas dari kerja sama pemerintah daerah dengan pelaku usaha serta upaya menjaga efisiensi dan iklim usaha. Pemerintah juga masih berupaya mengoptimalkan berbagai peluang investasi yang berpotensi masuk ke Berau.
“Upaya semaksimal mungkin akan terus kita lakukan hingga penghujung tahun ini,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Rabu, 16/09/2026
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
TERPOPULER