Selasa, 15/09/2026

Bupati Sri Juniarsih Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jadi Kekuatan Baru Berau

Selasa, 15/09/2026

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas Menyerahkan Potongan Puncak Rasul Sebagai Sombolis Perayaan Hari Jadi Kabupaten Berau. (Indri/Korankaltim.com).

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Bupati Sri Juniarsih Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jadi Kekuatan Baru Berau

Selasa, 15/09/2026

logo

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas Menyerahkan Potongan Puncak Rasul Sebagai Sombolis Perayaan Hari Jadi Kabupaten Berau. (Indri/Korankaltim.com).

Penulis: Indri

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau memasuki usia ke-73 dengan tekad memperkuat arah pembangunan daerah, tidak hanya bertumpu pada kekayaan sumber daya alam, tetapi juga mendorong pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM sebagai kekuatan ekonomi baru masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan Hari Jadi ke-216 Kota Tanjung Redeb di Lapangan GOR Pemuda Tanjung Redeb, Selasa (15/9/2026).

Upacara diawali dengan penampilan tari kolosal bertajuk ‘Baddit Dipattung’. Pertunjukan tersebut mengangkat sejarah singkat lahir dan berdirinya Kerajaan Berau, sekaligus menjadi pengingat perjalanan panjang daerah hingga berkembang dengan beragam potensi ekonomi dan pariwisata.

Dalam momentum hari jadi tersebut, Sri Juniarsih menegaskan Berau memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain sumber daya alam, sektor pariwisata, pertanian, perikanan, ekonomi kreatif, dan UMKM dinilai memiliki peluang besar menjadi penggerak ekonomi daerah.

“Ke depan kita akan beralih dari sumber daya alam ke pariwisata,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan pariwisata harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi harus mendapatkan ruang untuk terlibat dan memperoleh manfaat ekonomi dari potensi daerah.

Karena itu, pemerintah daerah juga mendorong penguatan ekonomi kreatif dan UMKM sebagai bagian dari rantai ekonomi pariwisata. Produk lokal, kreativitas masyarakat, hingga usaha mikro diharapkan mampu tumbuh seiring meningkatnya aktivitas wisata di Berau.

Di sisi lain, keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan dalam mempercepat pembangunan. Pemkab Berau memilih memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk membuka peluang dukungan pembangunan, termasuk di sektor infrastruktur dan kesehatan.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan anggaran daerah. Kita harus membangun hubungan dengan kementerian,” katanya.

Sri Juniarsih juga melihat posisi Berau sebagai salah satu daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai peluang strategis. Konektivitas dan pengembangan sektor unggulan dinilai dapat memperkuat posisi Berau di tingkat regional Kalimantan Timur.

Momentum hari jadi ke-73 Kabupaten Berau dan ke-216 Kota Tanjung Redeb pun menjadi pijakan untuk memperkuat pembangunan yang lebih inklusif. Pemerintah daerah mendorong agar kekayaan alam, potensi wisata, serta kreativitas masyarakat dapat dikelola secara berkelanjutan dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan.

“Harapannya, dengan adanya IKN dan Berau sebagai penyangga IKN, kita dapat mengangkat Berau menjadi salah satu daerah yang membanggakan di Kalimantan Timur,” pungkasnya. 

Editor: Erwin

Bupati Sri Juniarsih Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jadi Kekuatan Baru Berau

Selasa, 15/09/2026

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas Menyerahkan Potongan Puncak Rasul Sebagai Sombolis Perayaan Hari Jadi Kabupaten Berau. (Indri/Korankaltim.com).

Share

Berita Terkait