Minggu, 06/09/2026
Minggu, 06/09/2026
Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)
Minggu, 06/09/2026

Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)
Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
KORANKALTIM.COM, PENAJAM - Mengantisipasi dampak kabut asap karhutla, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meminta siswa menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan.
Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat, mengatakan kondisi udara di PPU saat ini masih aman. Karena itu, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa dan belum ada kebijakan meliburkan siswa.
“Sejauh ini di Kabupaten PPU berbeda dengan kabupaten atau kota lain. Surat edaran ke sekolah-sekolah sudah kita laksanakan. Imbauan untuk menggunakan masker juga sudah kita edarkan di setiap sekolah,” ujarnya, Minggu (6/9/2026).
Menurutnya, kondisi udara di PPU belum separah daerah lain. Masyarakat masih dapat beraktivitas dan menghirup udara dengan nyaman.
“Kalau untuk tingkatan yang lebih berat, di PPU belum. Di PPU lebih aman ya, kita masih bisa bernapas dengan nyaman dan enak. Tapi kalau edaran untuk menggunakan masker dan larangan membakar sampah, itu sudah kita keluarkan,” jelasnya.
Selain penggunaan masker, Disdikpora juga mengimbau siswa tidak melakukan aktivitas luar ruangan secara berlebihan.
“Imbauan untuk tidak terlalu melakukan aktivitas berlebihan bagi siswa di luar ruangan sudah ada, jadi satu dalam edaran itu. Sudah diterbitkan sekitar satu atau dua minggu lalu,” kata Durajat.
Langkah tersebut merupakan upaya pencegahan sekaligus tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat untuk menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik.
“Pada prinsipnya kita meneruskan kebijakan pusat. Jadi kita sudah lakukan, walaupun kondisi kita tidak separah di tempat lain,” tutupnya.
Editor: Erwin
Minggu, 06/09/2026
Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)
TERPOPULER