Minggu, 06/09/2026

Pemkot Bontang Perkuat Pendidikan Karakter, Penggunaan Teknologi Jadi Perhatian

Minggu, 06/09/2026

Tampak beberapa murid saat sedang bermain di halaman sekolah. (Foto: Rahmadani/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Pemkot Bontang Perkuat Pendidikan Karakter, Penggunaan Teknologi Jadi Perhatian

Minggu, 06/09/2026

logo

Tampak beberapa murid saat sedang bermain di halaman sekolah. (Foto: Rahmadani/Korankaltim.com)

Penulis: Rahmadani

KORANKALTIM.COM, BONTANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mendorong penguatan pendidikan karakter untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kemampuan sosial dan spiritual yang baik.

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris mengatakan, penguatan karakter anak membutuhkan peran bersama antara sekolah dan keluarga. Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup hanya mengandalkan pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga perlu dibangun melalui lingkungan keluarga.

Ia menilai perkembangan teknologi perlu disikapi secara bijak agar tidak mengganggu proses pendidikan maupun tumbuh kembang anak.

Salah satu langkah yang diterapkan Pemkot Bontang adalah melarang siswa membawa telepon seluler ke ruang kelas selama jam belajar. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga fokus siswa dalam mengikuti pembelajaran, sekaligus mendorong kemandirian dan interaksi langsung dengan guru serta teman.

“Anak-anak harus dibiasakan untuk fokus dalam belajar dan berinteraksi secara langsung. Teknologi tetap penting, tetapi penggunaannya harus ditempatkan secara tepat,” ujarnya, Minggu (6/8/2026).

Selain sekolah, AH sapaan akrabnya tersebut menekankan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi penggunaan teknologi di rumah. Orang tua diharapkan tidak hanya membatasi penggunaan gawai, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan anak.

Pun ia mengimbau para orang tua untuk menjadi pendengar yang baik sehingga anak memiliki ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk membangun kedekatan sekaligus membantu orang tua memahami kondisi anak.

Di sisi lain, Pemkot Bontang juga tetap berupaya memberikan perhatian kepada para Ketua RT dan penggiat keagamaan yang selama ini menjadi bagian penting dalam pelayanan masyarakat dan pembangunan spiritual di tingkat lingkungan.

AH bilang, meski pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan anggaran, komitmen untuk merealisasikan insentif bagi Ketua RT dan penggiat keagamaan tetap diupayakan. Menurutnya, kedua unsur tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan di tengah masyarakat.

“Pembangunan tidak hanya berbicara tentang intelektual, tetapi juga spiritual. Keduanya harus berjalan seimbang agar masyarakat memiliki bekal untuk kehidupan dunia dan akhirat,” pungkasnya.

Editor: Erwin

Pemkot Bontang Perkuat Pendidikan Karakter, Penggunaan Teknologi Jadi Perhatian

Minggu, 06/09/2026

Tampak beberapa murid saat sedang bermain di halaman sekolah. (Foto: Rahmadani/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait