Senin, 13/07/2026

Ruang Pelayanan Disdukcapil PPU Tak Lagi Memadai, Warga Antre hingga Tangga

Senin, 13/07/2026

Kondisi pelayanan di Disdukcapil PPU, masyarakat yang hendak mengurus administrasi kependudukan menuju di tangga lantai gedung. (Dinda/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Ruang Pelayanan Disdukcapil PPU Tak Lagi Memadai, Warga Antre hingga Tangga

Senin, 13/07/2026

logo

Kondisi pelayanan di Disdukcapil PPU, masyarakat yang hendak mengurus administrasi kependudukan menuju di tangga lantai gedung. (Dinda/Korankaltim.com)

Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani

KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Warga yang mengurus dokumen administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kerap harus mengantre dalam kondisi kurang nyaman.

Keterbatasan ruang pelayanan membuat ruang tunggu sering penuh, bahkan sebagian pemohon terpaksa menunggu giliran dengan duduk di area tangga gedung.

Kepala Disdukcapil PPU, Waluyo, mengakui kondisi tersebut dan mengatakan kepadatan pelayanan belakangan ini didominasi oleh masyarakat yang mengurus Kartu Identitas Anak (KIA) serta melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.

“Memang keadaannya tempat kita seperti itu, ya sampai di tangga-tangga itu kan. Tapi alhamdulillah, tetap kita layani. Yang penting masyarakat tetap mau antre. Itu kebanyakan KIA sama perekaman,” ujarnya, Senin (13/7/2026).

Meski fasilitas terbatas, Waluyo memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dan tidak terhambat. Menurutnya, sebagai instansi yang memberikan pelayanan publik setiap hari, Disdukcapil idealnya memiliki kantor sendiri yang lebih representatif. “Kita pelayanan publik, seharusnya kan kita punya kantor sendiri. Namun, karena situasi daerah kita, apalagi sekarang ada efisiensi anggaran, ya kami mempergunakan gedung yang ada dulu. Yang penting intinya satu, pelayanan tidak terhambat,” katanya. Ia menjelaskan, usulan pembangunan gedung baru sebenarnya telah diajukan sejak beberapa tahun lalu, tepatnya pada masa Penjabat (Pj) Bupati sebelumnya. Saat itu, Disdukcapil telah mengusulkan penetapan lokasi (penlok) sebagai langkah awal pembangunan. Saat ini juga telah memasukkan pembangunan gedung bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih menumpang ke dalam program pembangunan secara bertahap. Disdukcapil menjadi salah satu OPD yang masuk dalam rencana tersebut. “Kami mengusulkan penlok-nya dulu. Bupati yang sekarang ini sudah memprogramkan untuk membangun gedung OPD-OPD yang sementara masih menumpang, termasuk Disdukcapil. Tapi ya kita tinggal menunggu giliran saja,” jelasnya. Untuk mendukung pelayanan yang lebih baik, Disdukcapil PPU juga telah merekomendasikan lokasi pembangunan kantor baru di kawasan sekitar rumah sakit hingga depan SMA 8 Penajam, yang dinilai strategis dan mudah dijangkau masyarakat dari berbagai wilayah. “Kami minta diseputaran daerah rumah sakit ke sana, depan SMA itu. Itu kan mudah dijangkau oleh masyarakat. Mudah-mudahan anggaran kita normal dan semoga Disdukcapil sebagai pelayanan publik yang setiap hari didatangi warga bisa punya gedung sendiri,” pungkasnya. 

Editor: Erwin

Ruang Pelayanan Disdukcapil PPU Tak Lagi Memadai, Warga Antre hingga Tangga

Senin, 13/07/2026

Kondisi pelayanan di Disdukcapil PPU, masyarakat yang hendak mengurus administrasi kependudukan menuju di tangga lantai gedung. (Dinda/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait