Plt Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar Dendy Irwan Fahriza mengatakan, Pemkab Kukar menegaskan komitmennya untuk memangkas kesenjangan kompetensi yang selama ini menjadi kendala utama serapan tenaga kerja.
"Sistem baru Job Fair kali ini dirancang supaya hasil kelulusan dapat langsung diumumkan saat pelaksanaan acara berlangsung, sehingga mempercepat proses penempatan," kata Dendy, Selasa (14/6/2026).
Proses seleksi wawancara berlangsung intensif selama dua hari berturut-turut di Tenggarong serta penutupan data seleksi dan pengumuman hasil akan dilakukan tepat pada hari kedua.
"Insya Allah 15 Juli besok di hari kedua, sekitar jam setengah empat sore kami melakukan cut off sekaligus pengumuman hasil wawancara dari 20 perusahaan," papar Dendy. Kalau seluruh persyaratan terpenuhi, minimal 80 persen dari 196 peserta wawancara atau sekitar 156 orang akan mendapatkan posisi kerja. Perusahaan yang berpartisipasi dalam Jobfair 2026 ini bergerak di berbagai sektor strategis, mulai dari pertambangan, perkebunan, retail niaga, hingga jasa keuangan dan komunikasi.
Meski peluang diterima sangat besar, para kandidat yang masuk dalam daftar seratus lebih peserta lolos tersebut diingatkan untuk tidak lengah.
"Pengumuman wawancara bukan akhir dari proses seleksi formal perusahaan," tegasnya. Distransnaker Kukar mengingatkan para pelamar untuk menjaga kondisi fisik secara optimal.
Sebelum resmi menandatangani kontrak kerja dan ditempatkan, setiap kandidat masih harus melewati tahapan krusial berupa Medical Check Up (MCU) atau pemeriksaan kesehatan yang disyaratkan oleh masing-masing perusahaan.
Editor: Aspian Nur