Kepala BPBD PPU Nurlaila mengatakan, satu diantara dampak nyata dari kondisi cuaca tersebut adalah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di kawasan depan Masjid Islamic Center, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Selasa (14/7/2026) hari ini.
Berdasarkan hasil pemantauan satelit pada pekan lalu, BPBD mencatat empat titik panas yang tersebar di Gunung Steleng, Nipah-Nipah, Nenang, dan Maridan.
"Kami langsung melakukan ground check atau pengecekan lapangan untuk memastikan apakah hotspot tersebut merupakan fire spot (titik api). Hasilnya, kami temukan adanya aktivitas pembukaan lahan oleh warga dengan cara dibakar, sehingga terdeteksi oleh satelit," ujar Nurlaila.
Selain meningkatnya ancaman karhutla, BPBD juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai dampak angin selatan yang memicu gelombang tinggi di perairan serta suhu udara yang berada di atas kondisi normal.
Karena itu Nurlaila memberikan peringatan kepada pengguna maupun penyedia jasa transportasi laut agar tidak mengabaikan standar keselamatan pelayaran.
"Kami memberikan warning keras kepada masyarakat. Untuk transportasi laut, pastikan diri kita mematuhi standar keselamatan. Pemilik kapal wajib melengkapi life jacket, memastikan BBM cukup, dan memastikan armadanya benar-benar layak beroperasi. Jangan menggunakan acuan 'biasanya aman', karena kondisi musim sekarang berbeda dan di atas normal," tegas Nurlaila.
Mengantisipasi penanganan karhutla selama musim kemarau, BPBD PPU juga akan melakukan survei lapangan untuk memetakan titik-titik sumber air yang dapat dimanfaatkan saat keadaan darurat.
Terkait kesiapan armada pemadam kebakaran, Nurlaila mengakui jumlah armada masih terbatas. Meski demikian, ia optimistis penanganan bencana tetap dapat berjalan maksimal melalui kolaborasi lintas instansi.
"Meskipun armada kita tidak sangat memadai, namun cukup untuk penanganan.
Yang terpenting adalah kolaborasi dan sinergi yang terbangun, karena banyak SKPD lain yang memiliki mobil tangki air yang bisa dikerahkan bersama saat terjadi kebakaran," pungkasnya.
Editor: Aspian Nur