Selasa, 14/07/2026
Selasa, 14/07/2026
Kendaraan roda dua korban usai insiden dugaan pembegalan di Kecamatan Sebulu. (Dok. Tangkapan Layar/Video Korban)
Selasa, 14/07/2026

Kendaraan roda dua korban usai insiden dugaan pembegalan di Kecamatan Sebulu. (Dok. Tangkapan Layar/Video Korban)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Sebulu, Kutai Kartanegara, bergerak cepat menanggapi isu adanya aksi begal di wilayah mereka dan videonya beredar luas di media sosial.
Polisi meminta masyarakat untuk tenang dan tidak membesarkan masalah ini karena kebenarannya belum dapat dikonfirmasi.
Kanit Reskrim Polsek Sebulu Ipda Zainudin mengatakan, sebelumnya seorang wanita dilaporkan menjadi sasaran begal hanya saja belum bisa dimintai keterangan resmi karena kondisinya yang belum memungkinkan saat itu.
"Kami masih memastikan poin-poin laporan awal yang disampaikan oleh pihak korban," kata Zainudin Selasa (14/7/2026).
Akun media sosial yang menyebarkan informasi tersebut diketahui milik saudara korban.
Pihak kepolisian sudah melayangkan panggilan via WhatsApp dan inbox Facebook, namun belum ada respons hingga saat ini.
Polisi menegaskan wilayah Sebulu selama ini aman dari aksi pembegalan.
Kasus hukum yang pernah ditangani di area tersebut sejauh ini terbatas pada tindak pidana pencurian biasa, bukan kejahatan jalanan atau begal yang mencekam.
"Sejauh ini kami hanya menangani kasus-kasus pencurian, untuk kasus pembegalan ini masih dalam penyelidikan, kami sudah panggil pelapor untuk dimintai keterangan," ucap Zainudin.
Masyarakat diminta tetap waspada dan segera melaporkan informasi sekecil apa pun ke Polsek atau Polres terdekat.
"Kami juga imbau seperti media sosial Facebook, Imstagram dan lainnya serta warga untuk tidak menyebarkan narasi yang membuat situasi terkesan mencekam sebelum ada hasil konfirmasi resmi dari pihak terkait," pungkasnya.
Sebelumnya, jagat media sosial dihebohkan dengan pengakuan seorang wanita berinisial IR berusia 35 tahun mengenai adiknya IA yang berusia 32 tahun dan diduga menjadi korban pembegalan juga penganiayaan sadis oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK).
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di kawasan Gunung MP Kilo tujuh sebelum Modern arah SP1 Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar) pada Minggu (12/7/2026) malam selepas Magrib sekitar pukul 19.00 WITA.
Menurut keterangan IR, kejadian bermula saat adiknya yang berkendara menggunakan sepeda motor jenis Beat Street dimintai tolong oleh seseorang di pinggir jalan yang mengaku bannya mobilnya kempes.
Namun nahas saat korban melambat, ia langsung disergap dari belakang dan dibekap agar tidak berteriak.
Para pelaku kemudian menggasak dompet korban berisi uang tunai sebesar Rp850 Ribu.
Korban berhasil selamat setelah sebuah truk sawit melintas di lokasi kejadian yang membuat para pelaku panik dan melarikan diri.
Editor: Aspian Nur
Selasa, 14/07/2026
Kendaraan roda dua korban usai insiden dugaan pembegalan di Kecamatan Sebulu. (Dok. Tangkapan Layar/Video Korban)
TERPOPULER