Rabu, 01/07/2026
Rabu, 01/07/2026
Personil Laka Lantas Polresta Samarinda saat melakukan olah TKP awal. (Adnan Abdul/KoranKaltim.com)
Rabu, 01/07/2026

Personil Laka Lantas Polresta Samarinda saat melakukan olah TKP awal. (Adnan Abdul/KoranKaltim.com)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Dua unit truk terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan AW Sjahranie (AWS), Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 14.30 Wita.
Insiden yang terjadi saat hujan deras tersebut diduga dipicu minimnya jarak pandang dan dugaan kurang hati-hatinya pengemudi ketika hendak menyeberang jalan.
Akibat kecelakaan itu, seorang sopir sempat terjepit di dalam kabin truk sebelum berhasil dievakuasi warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Korankaltim.com di lokasi, kecelakaan bermula ketika sebuah truk keluar dari Jalan AWS IV dan hendak berbelok ke kanan menuju arah Jalan Juanda.
Pada saat bersamaan, dari arah Jalan Juanda melaju truk lain dengan nopol KT 8016 RU menuju simpang empat Jalan Wahid Hasyim. Kedua kendaraan akhirnya bertabrakan hingga menyebabkan bagian depan sebelah kanan salah satu truk mengalami kerusakan cukup parah.
Alvin, seorang pedagang pisang molen yang berjualan tepat di seberang lokasi kejadian mengaku, melihat langsung detik-detik tabrakan tersebut.
Menurutnya, truk yang keluar dari Jalan AWS IV diduga langsung memotong jalur tanpa memastikan kondisi lalu lintas aman.
“Truk yang keluar dari AWS IV itu mau belok ke kanan arah Juanda. Dia jalan terus tanpa melihat kendaraan dari arah Juanda, jadi langsung menghantam samping kanan truk yang sedang melaju lurus,” ujar Alvin.
Ia menambahkan, kondisi hujan deras saat kejadian diduga turut memengaruhi jarak pandang kedua pengemudi.
“Saat itu hujan sangat deras. Mungkin pengemudinya tidak melihat atau tidak mendengar klakson dari truk yang melaju lurus, sehingga tabrakan tidak bisa dihindari,” katanya.
Usai benturan keras tersebut, sopir salah satu truk dilaporkan sempat terjepit di dalam kabin akibat bagian depan kendaraan ringsek. Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan sebelum petugas datang.
Adi, warga yang ikut membantu proses evakuasi mengatakan, kondisi korban masih sadar dan dapat berkomunikasi.
“Saya sempat tanya ke sopirnya. Dia bilang tidak apa-apa, hanya sakit di bagian perut karena terbentur setir. Kakinya memang sempat terjepit, tetapi masih bisa digerakkan,” ungkap Adi.
Menurutnya, korban tidak dapat keluar sendiri karena kabin truk mengalami kerusakan cukup parah.
“Saya bantu buka kaca dan menggeser kakinya pelan-pelan sampai akhirnya bisa keluar dari dalam kabin,” tuturnya.
Tak lama setelah kejadian, Petugas Unit Laka Lantas Polresta Samarinda kemudian melakukan olah TKP, memeriksa saksi, dan mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat.
Hingga berita ini terbit, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Petugas juga masih mendata kerugian material maupun kondisi kesehatan pengemudi yang terlibat dalam insiden tersebut.
Editor: Erwin
Rabu, 01/07/2026
Personil Laka Lantas Polresta Samarinda saat melakukan olah TKP awal. (Adnan Abdul/KoranKaltim.com)
TERPOPULER