Rabu, 01/07/2026
Rabu, 01/07/2026
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto saat memimpin upacara HUT Bhayangkara ke-80. (Foto: Zulhamri/Korankaltim.com)
Rabu, 01/07/2026

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto saat memimpin upacara HUT Bhayangkara ke-80. (Foto: Zulhamri/Korankaltim.com)
Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polres Kutai Timur (Kutim) untuk memaparkan berbagai capaian pelayanan dan penegakan hukum selama setahun terakhir.
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan seluruh program dan inovasi merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat sesuai tema Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat”.
“Kami ingin menunjukkan bahwa setiap program dan pelayanan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Fauzan.
Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang tetap kondusif di Kutim tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Kondisi tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi kelangsungan investasi, pembangunan, pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam penegakan hukum, tercatat sebanyak 314 perkara pidana dengan 410 tersangka. Kasus yang ditangani meliputi pencurian, penganiayaan, penggelapan, tindak pidana korupsi hingga pelanggaran di sektor sumber daya alam.
Sementara itu, pemberantasan narkotika terus menjadi perhatian utama. Selama satu tahun terakhir, Satresnarkoba Polres Kutim berhasil mengungkap 209 perkara dengan 252 tersangka serta menyita 2.635 gram sabu senilai sekitar Rp3,95 miliar yang diperkirakan mampu menyelamatkan lebih dari 13 ribu jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Aparat juga berhasil mengungkap jaringan narkotika berskala besar dengan barang bukti sekitar 92 kilogram narkotika serta menyita 1.000 cartridge rokok elektrik mengandung etomidate.
“Sebagai langkah pencegahan kami turut menginisiasi pembentukan kampung bebas narkoba di tingkat desa,” ujar dia.
Di sektor lalu lintas, angka kecelakaan lalu lintas berhasil ditekan hingga 31,43 persen, sedangkan angka fatalitas turun 63,42 persen. Ketertiban lalu lintas juga diperkuat melalui patroli rutin, penindakan balap liar, edukasi keselamatan berkendara serta pemusnahan knalpot brong. Kepercayaan masyarakat merupakan penghargaan tertinggi bagi institusi kepolisian.
“Kepercayaan publik amanah yang harus dijaga sekaligus penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.
Editor: Erwin
Rabu, 01/07/2026
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto saat memimpin upacara HUT Bhayangkara ke-80. (Foto: Zulhamri/Korankaltim.com)
TERPOPULER