Rabu, 17/06/2026
Rabu, 17/06/2026
Korban Saat dievakuasi Oleh Inafis Polresta Samarinda bersama PMI kota Samarinda. (Foto: Dok.PMI Kota Samarinda)
Rabu, 17/06/2026

Korban Saat dievakuasi Oleh Inafis Polresta Samarinda bersama PMI kota Samarinda. (Foto: Dok.PMI Kota Samarinda)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Kecelakaan kerja yang berujung maut terjadi di area operasional PT MNC di Jalan Poros Samarinda–Sanga Sanga, Kecamatan Palaran, Selasa (16/6/2026) malam kemarin.
Seorang pekerja bernama Muhammad Aidil meninggal dunia setelah diduga terjatuh ke dalam mesin pengolah batu bara saat menjalankan tugas perbaikan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.46 WITA dan terekam oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lingkungan perusahaan. Aidil yang berusia 35 tahun diketahui sedang bertugas menangani gangguan pada salah satu mesin produksi yang mengalami kendala operasional.
Informasi sementara yang dihimpun media ini menyebutkan, gangguan terjadi akibat adanya bongkahan batu bara berukuran besar yang tersangkut pada sistem mesin dan membuat proses pengolahan batu bara terhambat sehingga membutuhkan penanganan langsung dari petugas.
Saat melakukan pemeriksaan dan upaya perbaikan, Aidil diduga kehilangan keseimbangan hingga masuk ke area mesin yang sedang ditangani, membuatnya mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kapolsekta Palaran AKP Wawan Gunawan mengakui adanya laporan kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja di kawasan perusahaan tersebut.
“Benar, kami menerima laporan terkait kecelakaan kerja yang menyebabkan seorang pekerja meninggal dunia. Setelah menerima informasi, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal,” ujar Wawan, Rabu (17/6/2026).
Petugas kepolisian segera mengamankan lokasi kejadian dan meminta keterangan dari sejumlah pihak untuk mengetahui kronologi peristiwa secara utuh.
“Informasi awal yang kami peroleh, korban sedang melakukan penanganan terhadap mesin yang mengalami kendala akibat material batu bara yang tersangkut. Namun penyebab pasti bagaimana korban bisa masuk ke dalam mesin masih dalam proses penyelidikan,” jelas Wawan.
Saat ini Unit Reskrim Polresta Samarinda masih melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi serta menelusuri penerapan prosedur keselamatan kerja di lokasi kejadian.
“Penyelidikan masih berlangsung dan seluruh fakta akan kami kumpulkan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut,” pungkasnya.
Editor: Aspian Nur
Rabu, 17/06/2026
Korban Saat dievakuasi Oleh Inafis Polresta Samarinda bersama PMI kota Samarinda. (Foto: Dok.PMI Kota Samarinda)
TERPOPULER