Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.10 WITA itu diduga dipicu arus pendek listrik dan menghanguskan satu bangunan rumah berukuran sekitar 10 x 20 meter.
Kebakaran pertama kali dilaporkan warga kepada pusat komunikasi darurat (Puskom) Disdamkarmat Kota Samarinda. Setelah menerima laporan, petugas pemadam langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 17.15 WITA dan tiba tiga menit kemudian.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda Hendra AH mengatakan, respons cepat dilakukan untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di kawasan perumahan tersebut.
“Begitu menerima informasi dari Puskom, personel langsung diberangkatkan ke lokasi. Berkat respons cepat petugas dan dukungan seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dilokalisir sehingga tidak menjalar ke rumah-rumah di sekitar lokasi kejadian,” ujar Hendra.
Dalam operasi pemadaman, Disdamkarmat mengerahkan tiga unit fire truck dan 12 personel dari Posko 8 dan Posko 1. Petugas mulai melakukan operasi pemadaman pada pukul 17.20 WITA dan berhasil menuntaskan seluruh proses penanganan sekitar pukul 18.30 WITA.
Hendra memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Rumah yang terbakar diketahui dihuni satu kepala keluarga dengan total lima jiwa.
“Alhamdulillah tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri. Saat ini fokus kami adalah memastikan lokasi benar-benar aman dan tidak ada potensi titik api yang dapat memicu kebakaran kembali,” katanya.
Berdasarkan informasi sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Namun demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.
Selain unsur pemadam kebakaran, penanganan kejadian ini juga melibatkan aparat kepolisian, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, PMI, Samarinda Siaga 112, serta tim medis darurat Kota Samarinda.
Editor: Erwin