Minggu, 28/06/2026
Minggu, 28/06/2026
Atlet belogo beraksi saat mengikuti Lomba Belogo Paser di Lantai 3 Kandilo Plaza dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. (Foto: Dwi Cahyo/Korankaltim.com)
Minggu, 28/06/2026

Atlet belogo beraksi saat mengikuti Lomba Belogo Paser di Lantai 3 Kandilo Plaza dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. (Foto: Dwi Cahyo/Korankaltim.com)
Penulis: Dwi Cahyo
KORANKALTIM.COM, TANA PASER – Sebanyak 43 pasangan atlet belogo dari berbagai kecamatan di Kabupaten Paser bersaing memperebutkan gelar juara pada Lomba Belogo Paser yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Minggu (28/6/2026).
Selain memperebutkan gelar juara, ajang tersebut juga menjadi penilaian untuk menentukan pemain belogo terbaik Kabupaten Paser.
Perlombaan yang berlangsung di Lantai 3 Kandilo Plaza itu menjadi wujud dukungan Polri terhadap pelestarian sekaligus pengembangan olahraga tradisional.
Belogo, yang merupakan permainan khas masyarakat Paser, menuntut ketelitian, konsentrasi dan strategi sehingga layak dikembangkan sebagai cabang olahraga prestasi.
Ketua Gabungan Olahraga Belogo Indonesia (GOBI) Kaltim, Aji Sabri, mengatakan belogo kini telah berkembang dari sekadar permainan tradisional menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan di tingkat nasional.
“Kami berterima kasih kepada Polsek Tanah Grogot yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk turut serta dan memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80,” ujarnya.
Menurut Aji Sabri, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi sarana melestarikan budaya lokal, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi serta meningkatkan kemampuan para atlet belogo, terlebih rutin dipertandingkan dalam kejuaraan tingkat nasional setiap dua tahun sekali.
“Tujuan utamanya adalah mempererat silaturahmi sekaligus mengasah kemampuan atlet belogo di Kabupaten Paser. Sebagai olahraga nasional, belogo dipertandingkan setiap dua tahun sekali di tingkat nasional,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Tanah Grogot, IPTU Suparman, mengatakan penyelenggaraan lomba belogo merupakan bagian dari upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pelestarian budaya daerah.
“Tujuan utamanya adalah melestarikan budaya Paser. Di sisi lain, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat komunikasi antara Polri dan masyarakat,” tutupnya.
Editor: Erwin
Minggu, 28/06/2026
Atlet belogo beraksi saat mengikuti Lomba Belogo Paser di Lantai 3 Kandilo Plaza dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. (Foto: Dwi Cahyo/Korankaltim.com)
TERPOPULER