Minggu, 28/06/2026
Minggu, 28/06/2026
Proses pemasangan tiang listrik permanen di RT 20 Kelurahan Maluhu. (Foto: Heri/Korankaltim.com)
Minggu, 28/06/2026

Proses pemasangan tiang listrik permanen di RT 20 Kelurahan Maluhu. (Foto: Heri/Korankaltim.com)
Penulis: Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Penantian panjang warga RT 20 Jalan Rojo Lele, Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, untuk mendapatkan infrastruktur kelistrikan yang lebih aman akhirnya terwujud.
Sebanyak 32 tiang listrik permanen telah dibangun melalui bantuan pemerintah pusat, menggantikan tiang kayu swadaya yang selama bertahun-tahun menjadi penopang jaringan listrik di kawasan tersebut.
Ketua RT 20, Keriyanto, mengaku bersyukur atas terealisasinya pembangunan itu. Menurutnya, usulan pemasangan tiang listrik permanen telah diajukan hampir setiap tahun sejak dirinya menjabat sebagai ketua RT, hingga akhirnya direalisasikan pada 2026.
“Alhamdulillah, akhirnya di tahun 2026 bisa terealisasi. Selama ini warga menggunakan tiang kayu ulin dan kayu sungkai secara swadaya. Semakin lama kondisinya semakin mengkhawatirkan karena beban kabel terus bertambah,” kata Keriyanto kepada Korankaltim.com, Minggu (28/6/2026).
Ia menjelaskan, kawasan RT 20 merupakan wilayah transmigrasi yang telah dihuni masyarakat sejak sekitar tahun 1970. Meskipun aliran listrik sudah tersedia, jaringan menuju permukiman masih menggunakan tiang kayu di sepanjang sekitar 300 meter lebih di Jalan Rojo Lele, sehingga dinilai kurang aman.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah, PLN ULP Tenggarong, dan khususnya kepada Pak Desman Minang Endianto (Anggota DPRD Kukar) yang telah mengawal permohonan masyarakat. Ini benar-benar harapan yang sudah lama kami perjuangkan,” ujarnya.
Pembangunan 32 tiang listrik tersebut diperkirakan akan memberikan pelayanan listrik yang lebih aman bagi sekitar 40 hingga 60 kepala keluarga.
Keriyanto mengatakan antusiasme warga sangat tinggi. Bahkan masyarakat bergotong royong membantu proses pekerjaan, termasuk memberikan izin apabila terdapat pohon yang harus ditebang demi kelancaran pemasangan jaringan listrik.
“Kami berharap warga dapat bersama-sama menjaga fasilitas ini karena merupakan hasil perjuangan yang sudah sangat lama. Syukur Alhamdulillah akhirnya masyarakat bisa menikmati jaringan listrik yang lebih aman,” tuturnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kukar Desman Minang Endianto menyebut realisasi pembangunan tiang listrik tersebut merupakan bukti komitmen legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, tidak hanya melalui APBD, tetapi juga mengupayakan dukungan pendanaan melalui APBN.
“Ini adalah bentuk perhatian nyata kepada masyarakat. Aspirasi warga kami kawal hingga ke pusat dan akhirnya dapat direalisasikan. Harapannya, masyarakat dapat menikmati infrastruktur kelistrikan yang lebih aman dan layak,” ujarnya.
Desman meminta pemerintah daerah memberikan perhatian lebih serius terhadap pemerataan infrastruktur dasar, terutama jaringan kelistrikan.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah kawasan yang lokasinya tidak jauh dari pusat Kota Tenggarong, tetapi belum sepenuhnya menikmati layanan infrastruktur yang memadai.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, PLN, dan para wakil rakyat terus diperkuat sehingga kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat dapat dipenuhi secara bertahap dan merata di seluruh wilayah Kutai Kartanegara.
“Pembangunan infrastruktur dasar seperti listrik harus menjadi prioritas. Pemerintah daerah perlu terus mempercepat pemerataan pembangunan agar seluruh warga mendapatkan hak yang sama atas pelayanan dasar,” tuturnya.
Editor: Erwin
Minggu, 28/06/2026
Proses pemasangan tiang listrik permanen di RT 20 Kelurahan Maluhu. (Foto: Heri/Korankaltim.com)
TERPOPULER