Minggu, 28/06/2026
Minggu, 28/06/2026
Plt Kepala Dispora Kaltim, Rasman Rading, saat memberikan arahan terkait persiapan Peparprov V/2026. (Foto: Ainur/Korankaltim.com)
Minggu, 28/06/2026

Plt Kepala Dispora Kaltim, Rasman Rading, saat memberikan arahan terkait persiapan Peparprov V/2026. (Foto: Ainur/Korankaltim.com)
Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAPN – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) V Tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Paser.
Plt Kepala Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengatakan, pihaknya memastikan kesiapan penyelenggaraan pesta olahraga bagi atlet penyandang disabilitas tersebut.
Peparprov V dijadwalkan berlangsung di Paser pada akhir November 2026, setelah pelaksanaan Pekan Olahraga Korpri (Porprov Korpri) VIII Tahun 2026.
Menurutnya, Peparprov bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi bentuk kesinambungan pembinaan atlet paralimpik, mulai tingkat kabupaten/kota hingga menuju prestasi di tingkat nasional dan internasional.
Ia menegaskan penyelenggaraan Peparprov merupakan amanat UU Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, khususnya Pasal 49 yang mengatur tanggung jawab pemerintah daerah dalam penyelenggaraan Porprov maupun Peparprov.
“Pemerintah harus hadir dalam setiap penyelenggaraan kejuaraan olahraga. Karena pembinaan olahraga merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, Dispora, serta NPCI di semua tingkatan,” tegasnya.
Rasman menilai NPCI Kaltim selama ini tidak hanya berfokus pada pencapaian prestasi olahraga, tetapi juga menjalankan misi sosial dalam memperjuangkan hak-hak atlet penyandang disabilitas.
Melalui olahraga kata dia, para atlet memperoleh pengakuan, meningkatkan rasa percaya diri, memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi, sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat nasional maupun internasional.
“Ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong kesetaraan dan inklusi di masyarakat,” katanya.
Ia mengungkapkan, prestasi NPCI Kaltim dalam beberapa tahun terakhir menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet disabilitas.
Pada ajang ASEAN Para Games, atlet Kaltim berhasil menyumbangkan tiga medali perak dari cabang para atletik dan para renang.
Sementara pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2024, kontingen Kaltim berhasil meraih tujuh medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang terintegrasi, proses klasifikasi atlet yang profesional, program kesejahteraan yang terus ditingkatkan, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini berjalan dengan baik. Ini harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Minggu, 28/06/2026
Plt Kepala Dispora Kaltim, Rasman Rading, saat memberikan arahan terkait persiapan Peparprov V/2026. (Foto: Ainur/Korankaltim.com)
TERPOPULER