Minggu, 28/06/2026
Minggu, 28/06/2026
Penampilan Terminal Olah Seni (TOS) di panggung ekspresi Genta Aksara. (Foto: Dok.Genta Aksara)
Minggu, 28/06/2026

Penampilan Terminal Olah Seni (TOS) di panggung ekspresi Genta Aksara. (Foto: Dok.Genta Aksara)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Komunitas literasi Pixelarasi berkolaborasi dengan organisasi Muda Sinergi sukses menggelar panggung ekspresi bertajuk Genta Aksara di kawasan Jam Bentong, Tenggarong, pada Sabtu (27/6/2026) malam.
Mengusung tema “Mungkin, Kita Hanya Ingin Didengar”, acara ini hadir di tengah minimnya wadah bagi generasi muda untuk menyampaikan isi hati mereka.
Atmosfer emosional dan penuh semangat seni terasa kental sepanjang malam. Acara ini melibatkan talenta dari berbagai komunitas seni, pelajar, hingga penonton yang hadir. Genta Aksara sukses menjadi ruang aman bagi anak muda untuk mengekspresikan perasaan, berbagi pengalaman, hingga menyampaikan gagasan yang selama ini terpendam.
Berbagai agenda seni dihadirkan untuk menghidupkan panggung ekspresi ini, di antaranya ada penampilan musik dari Ekskul Musik Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Tenggarong. Pertunjukan seni peran yang memukau dari Terminal Olah Seni (TOS), pembacaan puisi mendalam dan monolog yang menyentuh hati dan ditutup dengan prosesi penyalaan lilin sebagai simbol doa bersama dan harapan masa depan.
“Ini ruang bebas bagi siapa saja untuk menyuarakan isi hatinya secara langsung,” kata Founder Pixelarasi, Alfiah Nur Azmi, Minggu (28/6/2026).
Azmi mengungkapkan Genta Aksara lahir dari kerinduan mendalam akan hadirnya ruang aman bagi mereka yang suaranya jarang didengar oleh lingkungan sekitar.
“Genta Aksara kami hadirkan sebagai ruang bagi masyarakat, terutama anak muda, untuk menyampaikan apa yang selama ini dipendam. Kami ingin setiap orang yang datang merasa memiliki ruang untuk berbicara, berkarya, dan mengekspresikan dirinya tanpa takut dihakimi,” ungkapnya.
Azmi menjelaskan, nama Genta Aksara memiliki makna filosofis sebagai lonceng yang membangkitkan aksi dan rasa.
Melalui gerakan ini, Pixelarasi yang fokus pada budaya membaca dan berpikir kritis, bersama Muda Sinergi sebagai wadah kolaborasi kreatif, ingin memicu keberanian generasi muda dalam menyalurkan keresahan mereka ke arah yang positif.
“Acara ini sekaligus jadi perayaan satu tahun berdirinya komunitas Pixelarasi. Ke depannya kami ingin Genta Aksara tidak berhenti sebagai acara seremonial saja, melainkan bertumbuh menjadi sebuah gerakan berkelanjutan yang mampu menjangkau lebih banyak generasi muda di Kaltim,” tutupnya.
Editor: Erwin
Minggu, 28/06/2026
Penampilan Terminal Olah Seni (TOS) di panggung ekspresi Genta Aksara. (Foto: Dok.Genta Aksara)
TERPOPULER