Rabu, 09/09/2026

Kualitas Udara Membaik, SMPN 1 Tenggarong Hentikan PJJ dan Kembali Belajar Tatap Muka

Rabu, 09/09/2026

Aktivitas SMPN 1 Tenggarong sudah menerapakan sekolah tatap muka. (Dok. Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Kualitas Udara Membaik, SMPN 1 Tenggarong Hentikan PJJ dan Kembali Belajar Tatap Muka

Rabu, 09/09/2026

logo

Aktivitas SMPN 1 Tenggarong sudah menerapakan sekolah tatap muka. (Dok. Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)

Penulis: Muhammad Anshori

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Setelah sempat melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama tiga hari, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Tenggarong resmi kembali menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai Senin (7/9/2026). Langkah ini diambil setelah kualitas udara di wilayah  Tenggarong semakin membaik dan berada di bawah angka 100.

Kepala SMPN 1 Tenggarong Imam Husein menjelaskan, sekolahnya semula berencana menjalankan PJJ pada 3–8 September 2026 sesuai arahan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar. Namun hasil pemantauan menunjukkan indikator udara yang terus membaik. "Kami selalu pantau kualitas udara, sudah beberapa hari ini menunjukkan angka di bawah 100, Artinya untuk melaksanakan PJJ sudah tidak diperlukan lagi dan kami melaksanakan sekolah tatap muka," kata Imam Rabu (9/9/2026).

Meski siswa sudah kembali belajar di sekolah, pihak SMPN 1 Tenggarong tetap waspada dan melarang keras aktivitas di luar ruangan dan memprioritaskan seluruh kegiatan belajar mengajar di dalam kelas.

Kebijakan ini sejalan dengan arahan Disdikbud Kukar yang memberikan kebebasan bagi setiap sekolah untuk menyesuaikan sistem belajar dengan kondisi lingkungan sekitar.  "Sebelumnya memang Disdikbud Kukar sudah berpesan, untuk pembelajaran disekolah itu menyesuaikan kondisi udara di lokasinya masing-masing. Kami ambil langkah ini selalu berkoordinasi denga Disdikbud," ungkapnya. 

Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah menegaskan, luasnya wilayah Kukar yang mencapai 20 kecamatan membuat karakter cuaca tidak bisa disamaratakan, sehingga PTM maupun PJJ harus diterapkan secara fleksibel demi kesehatan siswa. "Kami berharap kondisi udara kita setiap hari bisa berangsur membaik dan sekolah-sekolah kita bisa melaksanakan belajar tatap muka," ujar Heriansyah.

Disdikbid Kukar mengimbau untuk wilayah yang udaranya masih tidak baik diharapkan dapat mengikuti aturan untuk tidak melaksanakan belajar tatap muka demi menjaga anak-anak tetpapar penyakit pernapasan. 

Sementara itu, pantauan dari media ini di lapangan, SMPN 3 yang berlokasi di Kecamatan Tenggarong juga telah melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan tetap memperhatikan situasi setempat. Fleksibilitas inilah yang diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara hak pendidikan anak dan perlindungan kesehatan mereka.

Editor: Aspian Nur

Kualitas Udara Membaik, SMPN 1 Tenggarong Hentikan PJJ dan Kembali Belajar Tatap Muka

Rabu, 09/09/2026

Aktivitas SMPN 1 Tenggarong sudah menerapakan sekolah tatap muka. (Dok. Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)

Share

Berita Terkait