Senin, 07/09/2026
Senin, 07/09/2026
Waterboom Pulau Kumala (korankaltim.dok)
Senin, 07/09/2026

Waterboom Pulau Kumala (korankaltim.dok)
Penulis : Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Setelah cukup lama kehilangan geliatnya, kawasan wisata Pulau Kumala di Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), mulai disiapkan untuk kembali hidup. Satu diantara tumpuan kebangkitan itu adalah Waterboom Pulau Kumala yang secara fisik telah menuntaskan bangunan utamanya dan ditargetkan mulai beroperasi tahun ini.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar Awang Agus mengatakan, saat ini pemerintah masih menyelesaikan sejumlah pekerjaan pendukung sebelum wahana tersebut dapat dibuka untuk masyarakat.
Satu diantaranya adalah pemasangan pagar pengaman dan penataan lanskap kawasan waterpark. Proses pengadaan pekerjaan tersebut kini tengah berjalan melalui Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ). “Kalau waterboom ini sedang berproses di UKPBJ, tender pemasangan pagar pengaman sama landscape daripada waterpark. Jadi sudah berproses, tunggu proses selanjutnya,” kata Awang Agus dikonfirmasi Korankaltim.com, Senin (7/9/2026).
Bangunan utama Waterboom Pulau Kumala pada dasarnya telah selesai, namun pemerintah masih harus memastikan sejumlah aspek penting, khususnya terkait keselamatan pengunjung dan penataan kawasan.
“Cuma mungkin ada beberapa item pekerjaan lagi, termasuk pengamanan kolam karena kolamnya harus dipastikan aman buat pengunjung, setelah itu landscape yang menjadi pekerjaan terakhirnya,” tuturnya.
Meski pekerjaan fisik ditargetkan rampung tahun ini, masyarakat belum serta-merta dapat menikmati Waterboom Pulau Kumala setelah proyek dinyatakan selesai.
Dispar Kukar akan terlebih dahulu melakukan uji coba terhadap seluruh fasilitas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan wahana dapat beroperasi dengan baik sekaligus memenuhi standar keselamatan bagi pengunjung. “Setelah terima pekerjaan kan harus ada uji coba dulu dan kita harus memastikan bahwa operasional dan keselamatan itu terjamin. Kalau memang bisa selesai tahun ini, insyaallah bisa beroperasi di tahun ini,” jelasnya.
Awang Agus belum dapat memastikan total anggaran pembangunan Waterboom Pulau Kumala. Pasalnya, proyek tersebut telah berjalan sebelum dirinya menjabat sebagai Kepala Dispar Kukar. “Kalau secara keseluruhan harus melihat data, karena saya masuk di sini baru 7 bulan. Pekerjaannya sudah dimulai sekitar 2024 atau 2025,” sebutnya.
Bagi Pemkab Kukar, keberadaan Waterboom bukan sekadar menambah pilihan wahana wisata. Lebih jauh, fasilitas tersebut diharapkan menjadi pemantik untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi dan pariwisata di Pulau Kumala. “Target kami tahun ini selesai. Kalau memang bisa beroperasi, harapannya ada dampak pada UMKM di sekitar situ, terutama yang di dalam Pulau Kumala, kembali hidup,” kata Awang.
Diharapkan geliat usaha yang sebelumnya menjadi bagian dari aktivitas wisata Pulau Kumala dapat kembali tumbuh, mulai dari jasa penyewaan sepeda, motor, hingga mobil untuk berkeliling pulau, serta gerai merchandise dan cendera mata.
Dispar Kukar juga ingin mengembalikan suasana Pulau Kumala seperti pada 2016-2017, ketika kawasan tersebut masih menjadi salah satu tujuan wisata yang ramai dikunjungi sebelum pandemi Covid-19. “Bukan hanya orang Tenggarong, tetapi sekitar Kukar juga bisa menjadikan Pulau Kumala sebagai pilihan paket liburan,” terangnya.
Konsep waterpark juga memiliki pasar yang cukup luas, khususnya wisata keluarga. “Waterpark ini biasanya disukai anak-anak. Kami harapkan juga menjadi alternatif pilihan untuk wisata keluarga yang ada di Kukar maupun pengunjung dari sekitar Kukar,” tambahnya.
Sementara Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin memastikan anggaran untuk pekerjaan lanjutan Waterboom Pulau Kumala telah tersedia.
Ia mengakui proses pekerjaan lanjutan sebelumnya sempat mengalami penundaan. Namun pemerintah memastikan dukungan anggaran tetap tersedia untuk melanjutkan proyek tersebut. “Kemarin sempat ditunda, nanti bisa tanya Kepala Badan Pelayanan Pengadaan (BLP) kenapa ditunda. Anggarannya sudah ada, sekitar Rp4,5 Miliar,” ucap Rendi.
Dengan penyelesaian pekerjaan pengamanan, lanskap, serta tahapan uji coba, Waterboom Pulau Kumala kini diarahkan menjadi salah satu penggerak baru pariwisata Kukar. Kalau seluruh tahapan berjalan sesuai target, wahana tersebut tak hanya menawarkan rekreasi baru bagi keluarga, tetapi juga diharapkan menjadi pintu masuk bagi bangkitnya kembali ekonomi masyarakat dan geliat wisata di Pulau Kumala.
Editor: Aspian Nur
Senin, 07/09/2026
Waterboom Pulau Kumala (korankaltim.dok)
TERPOPULER