Sabtu, 05/09/2026
Sabtu, 05/09/2026
khidmatnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Makam Kelambu Kuning (heri/korankaltim.com)
Sabtu, 05/09/2026

khidmatnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Makam Kelambu Kuning (heri/korankaltim.com)
Penulis : Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM,TENGGARONG – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Akbar Al Habib Muhammad bin Ali Hasan bin Thoha bin Yahya digelar di kawasan Makam Sultan Kutai Kartanegara, Kelambu Kuning, Tenggarong, Jumat (4/9/2026) malam.
Ratusan tokoh agama dan masyarakat hingga habaib hadir memadati kawasan makam kelambu kuning di antaranya Al Habib Abdul Qodir bin Syekh bin Umar Al Hasni, Al Habib Hasanul Abidin bin Muhammad Al Mudhor, Al Habib Hasyim bin Abdullah BSA, Al Habib bin Muhammad bin Mudhor Al Athas, Al Habib Muhammad Shofi bin Hud Al Mudhor serta Sayid AH Huani Mubarak bin Yahya.
Jemaah mendengarkan tausiah dari Habib Salim bin Novel bin Jindan yang mengajak umat memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW melalui ketakwaan dan penerapan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
“Alhamdulillah kita disini merasakan kenyamanan terbesar, yaitu pujian kepada Rasulullah. Dengan mendengar dan mengenal Nabi Muhammad, semoga umat-umatnya diangkat derajatnya oleh Allah SWT,” katanya.
Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang tidak memiliki tandingan. Karena itu, kecintaan kepada Rasulullah harus diwujudkan dengan menjalankan perintah Allah SWT dan meningkatkan ketakwaan.
Siapa pun latar belakang seseorang, kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan Rasulullah selalu terbuka. Salah satu caranya adalah meninggalkan kemaksiatan, memperbanyak amal kebaikan, bersedekah dan memperbaiki akhlak.
“Kalau kita mau mencintai Allah, maka cintailah Nabi Muhammad SAW,” pesannya.
Menurutnya, sunnah Rasulullah merupakan salah satu jalan bagi umat untuk meneladani akhlak Nabi.
“Kita datang ke tempat ini guna membenahi hati kita dan membahagiakan Nabi Muhammad SAW. Semua orang cinta Nabi Muhammad SAW, tetapi kita tidak tahu bagaimana mengekspresikannya. Salah satunya dengan mengadakan acara ini,” tuturnya.
“Tanamkanlah akhlak dan sifat kita dari keseharian Nabi Muhammad SAW, dan praktikkanlah kepada anak kita akhlak-akhlak Nabi Muhammad SAW,” ucapnya.
Selain memperkuat keteladanan, jemaah juga diajak memperbanyak sedekah. Sedekah disebut sebagai bentuk ibadah sekaligus ikhtiar untuk mendapatkan perlindungan Allah SWT dari berbagai bala dan musibah serta menjadi bekal menuju kehidupan akhirat.
Habib Salim juga mengingatkan bahwa sebesar apa pun dosa seseorang, pintu ampunan Allah SWT tetap terbuka bagi mereka yang benar-benar ingin bertobat dan memiliki keyakinan kuat kepada-Nya.
“Allah juga tidak akan pernah menelantarkan umat-Nya sebesar apa pun dosanya, dan selalu terbuka bagi siapa pun yang berniat meminta ampun kepada Allah SWT serta memiliki keyakinan yang kuat,” katanya.
Editor: Aspian Nur
Sabtu, 05/09/2026
khidmatnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Makam Kelambu Kuning (heri/korankaltim.com)
TERPOPULER