Selasa, 08/09/2026
Selasa, 08/09/2026
Terudga pelaku saat menjalankan aksinya di Majelis Taklim Kelurahan Mangkurawang. (Dok. Muhammad Nopal Ghazali)
Selasa, 08/09/2026

Terudga pelaku saat menjalankan aksinya di Majelis Taklim Kelurahan Mangkurawang. (Dok. Muhammad Nopal Ghazali)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Aksi pencurian menyasar tempat ibadah kembali terjadi di Tenggarong, KutaiKartanegara. Kali ini, dua kotak amal di sebuah Majelis Taklim yang berlokasi di Jalan Mangkurawang6 Dalam, Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, dibobol oleh seorang pria tidak dikenal pada Selasa (8/9/2026) sekitar siang tadi sekitar pukul 10.54 WITA.
Aksi nekat pelaku sempat terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi kejadian.
Pemilik Rumah Majelis Taklim Muhammad Nopal Ghazali mengatakan, saat peristiwa terjadi rumah dalam keadaan sepi karena dirinya sedang berada di pondok pesantren semen di rumah tersebut hanya ada orangtuanya.
Awalnya, pihak keluarga yang memantau lewat rekaman CCTV mengira pria tersebut adalah warga yang berniat baik untuk mengisi kotak amal. "Pertama kami mantau itu seolah-olah mungkin orang mau nyumbang masuk ke kotak amal. Jadi kami pantau dari awal lewat CCTV. Tapi lama-kelamaan, dia berpindah ke kotak amal yang satunya. Disitu kami baru sadar ternyata kotak amalnya dibobol dan uangnya diambil," jelas Nopal.
Pihaknya belum bisa memastikan total kerugian akibat pembobolan tersebut. Berdasarkan kebiasaan, kotak amal di majelis taklim ini biasanya hanya dibuka seminggu sekali. Namun, nominal yang digondol pelaku diperkirakan tidak sampai satu juta rupiah.
"Untuk uang yang diambil itu sekitar ratusan ribu, kami belum dapat memastikan total semuanya," ujarnya.
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku yang beraksi seorang diri ini memiliki ciri-ciri fisik seperti berbadan besar dan cukup tinggi diperkirakan sekitar 170 cm ke atas, mengenakan jaket antara warna hijau atau hitam dan celana jins serta membawa sebuah tas selempang.
Nopal menambahkan, lokasi tersebut sebenarnya merupakan majelis taklim, namun sering kali dianggap masyarakat sebagai masjid umum karena banyak pengendara yang mampir untuk menumpang salat. Pihak pengelola awalnya merasa lingkungan sekitar aman karena ramainya warga yang beribadah, hingga akhirnya peristiwa ini terjadi.
"Kejadian serupa rupanya pernah terjadi beberapa tahun lalu, makanya kami langsung pasang CCTV," sebutnya.
Hingga kini, pihaknya sudah melaporkan kejadian ini kepada Lurah setempat untuk koordinasi awal sebelum melanjutkan laporan resmi ke pihak kepolisian.
"Kami harap dengan disebarluaskannya informasi serta rekaman CCTV ini, identitas pelaku dapat segera teridentifikasi sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di kawasan Mangkurawang dan Tenggarong," harapnya.
Editor: Aspian Nur
Selasa, 08/09/2026
Terudga pelaku saat menjalankan aksinya di Majelis Taklim Kelurahan Mangkurawang. (Dok. Muhammad Nopal Ghazali)
TERPOPULER