Sabtu, 29/08/2026

Polres Kubar Gelar Salat Istisqa, Doa Bersama Berharap Hujan Turun dan Karhutla Berakhir

Sabtu, 29/08/2026

Shalat Istisqa digelar Polres Kubar di halaman Mako Polres (Adi/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Polres Kubar Gelar Salat Istisqa, Doa Bersama Berharap Hujan Turun dan Karhutla Berakhir

Sabtu, 29/08/2026

logo

Shalat Istisqa digelar Polres Kubar di halaman Mako Polres (Adi/Korankaltim.com)

Penulis: Kusmas Riadi

KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Kondisi kemarau dan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah menjadi perhatian Polres Kutai Barat. Untuk memohon turunnya hujan sekaligus mengajak masyarakat menjaga lingkungan, Polres Kubar bersama masyarakat menggelar salat Istisqa, Sabtu (29/8/2026) pagi di halaman Mako Polres Kubar, diikuti Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari, para pejabat utama dan personel Polres Kubar, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kutai Barat Drs. Rahmat, para imam dan tokoh agama, serta masyarakat sekitar.

Subari mengatakan, salat Istisqa menjadi bentuk ikhtiar bersama antara kepolisian dan masyarakat di tengah kondisi kemarau dan minimnya curah hujan.

Kondisi tersebut turut berdampak pada munculnya asap akibat Karhutla di sejumlah wilayah. Karena itu, selain berdoa agar hujan segera turun, masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap hujan segera turun membawa keberkahan, sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla,” ujar Subari.

Kondisi kualitas udara di Kubar pagi tadi juga menunjukkan dampak dari kondisi tersebut. Berdasarkan data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) pada pukul 09.00 WITA, kualitas udara di Kabupaten Kutai Barat berada pada kategori tidak sehat, dengan nilai ISPU mencapai 134.

Parameter kritis berada pada PM2.5 dengan nilai 134, sementara PM10 tercatat 109. Parameter lainnya yakni SO2 sebesar 3, CO 11, O3 7, NO2 4 dan HC 2.

Data tersebut juga mencatat suhu udara 26 derajat Celsius dengan kelembapan 80 persen. Kondisi kualitas udara itu menjadi salah satu gambaran dampak yang dirasakan masyarakat di tengah munculnya asap Karhutla.

Usai pelaksanaan salat kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan Ustaz Muhammad Arsyad. Dalam ceramahnya, ia mengajak jemaah menjadikan Shalat Istisqa sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperbanyak istighfar dan bertaubat.

“Semoga melalui Shalat Istisqa dan doa yang kita panjatkan bersama, Allah SWT mengabulkan permohonan kita, memberikan hujan yang cukup dan penuh keberkahan, serta memberikan keselamatan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” pesannya.

Polres Kubar berharap masyarakat tidak hanya mengandalkan upaya pemadaman ketika Karhutla terjadi, tetapi ikut melakukan pencegahan dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Editor: Aspian Nur 

Polres Kubar Gelar Salat Istisqa, Doa Bersama Berharap Hujan Turun dan Karhutla Berakhir

Sabtu, 29/08/2026

Shalat Istisqa digelar Polres Kubar di halaman Mako Polres (Adi/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait