Jumat, 28/08/2026

Disbudpar Berau Perkuat Mitigasi Bencana, Prioritaskan Keselamatan Wisatawan

Jumat, 28/08/2026

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budisantosa. (Indri/Korankaltim.com).

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Disbudpar Berau Perkuat Mitigasi Bencana, Prioritaskan Keselamatan Wisatawan

Jumat, 28/08/2026

logo

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budisantosa. (Indri/Korankaltim.com).

Penulis: Indri

KORANKALTIM.COM TANJUNG REDEB – Pengembangan pariwisata di Kabupaten Berau mulai diarahkan tidak hanya pada peningkatan daya tarik destinasi, tetapi juga penguatan aspek keamanan dan keselamatan wisatawan. 

Mitigasi bencana dinilai menjadi bagian penting untuk memastikan pertumbuhan sektor pariwisata berjalan berkelanjutan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan karakter geografis Berau yang memiliki destinasi pesisir, kepulauan, sungai, hingga daratan membuat potensi risiko di setiap lokasi berbeda. Kondisi tersebut menuntut pengelola destinasi memiliki kemampuan menghadapi keadaan darurat.

“Keamanan dan keselamatan bagian penting dalam pengembangan destinasi,” ujarnya, Jumat (28/8/2026).

Penguatan kapasitas tersebut dilakukan Disbudpar Berau melalui Bimbingan Teknis Keamanan dan Keselamatan di Destinasi Wisata Tahun 2026 yang berfokus pada mitigasi bencana. Kegiatan itu diikuti 25 peserta yang berasal dari 13 kecamatan di Kabupaten Berau.

Dengan kegiatan tersebut, akan menjadi sarana meningkatkan kesiapsiagaan para pemangku kepentingan pariwisata. Peserta dibekali pemahaman untuk mengenali potensi bahaya sekaligus menentukan langkah pencegahan dan penanganan ketika terjadi kondisi darurat.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat aktivitas wisata di Berau tidak hanya berlangsung di kawasan daratan. Sejumlah destinasi berada di wilayah perairan dan pulau-pulau kecil sehingga memiliki karakter risiko yang berbeda dengan destinasi wisata di wilayah perkotaan.

Melalui bimtek, pengelola dan pelaku pariwisata diharapkan mampu memetakan risiko di wilayah masing-masing, melakukan mitigasi sejak dini, serta memberikan respons yang tepat apabila terjadi bencana atau kecelakaan.

Yudha menegaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia akan terus menjadi bagian dari pengembangan sektor pariwisata Berau. Menurutnya, destinasi yang aman dapat memberikan rasa nyaman kepada wisatawan sekaligus membangun kepercayaan terhadap daerah tujuan wisata.

“Destinasi harus menarik sekaligus aman dan tangguh,” tegasnya.

Disbudpar Berau berharap penerapan mitigasi bencana tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi menjadi bagian dari standar pengelolaan destinasi. Dengan kesiapsiagaan yang lebih baik, perlindungan terhadap wisatawan dan masyarakat yang terlibat dalam aktivitas pariwisata dapat semakin optimal.

Upaya tersebut sekaligus menjadi fondasi bagi Berau untuk mengembangkan pariwisata yang tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga mampu menjamin keamanan pengunjung di tengah beragam potensi risiko bencana.

“Harapannya, wisatawan merasa aman dan nyaman, sementara pengelola semakin siap menghadapi setiap potensi keadaan darurat,” pungkasnya.

Editor: Erwin

 

Disbudpar Berau Perkuat Mitigasi Bencana, Prioritaskan Keselamatan Wisatawan

Jumat, 28/08/2026

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budisantosa. (Indri/Korankaltim.com).

Share

Berita Terkait