Kamis, 04/07/2024

Jalan Penghubung Kubar-Mahulu Rusak Parah, Yohanes Avun Lambatnya BBPJN Kaltim Rugikan Warga

Kamis, 04/07/2024

Mobil pickup yang tersangkut dan ditarik oleh mobil lainnya. (Foto: instagram @yohanes.avun)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Jalan Penghubung Kubar-Mahulu Rusak Parah, Yohanes Avun Lambatnya BBPJN Kaltim Rugikan Warga

Kamis, 04/07/2024

logo

Mobil pickup yang tersangkut dan ditarik oleh mobil lainnya. (Foto: instagram @yohanes.avun)

Penulis: Julika Hengin

KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG - Jalan tak berstatus dari Kutai Barat (Kubar) menuju Mahakam Ulu (Mahulu) sampai saat ini masih menjadi keluhan warga termasuk Wakil Bupati Mahulu, Yohanes Avun.

Pasalnya dalam beberapa pekan lalu Mahulu sempat diguyur hujan yang cukup deras dan membasahi kabupaten termuda di Kaltim ini hampir selama satu pekan.

Akibatnya, selain memberi dampak banjir di Kecamatan Long Apari pada Selasa (2/7/2024) lalu, jalan penghubung yang ada di kawasan Kecamatan Long Hubung juga mengalami kerusakan. Sebelumnya, ketidaknyamanan jalan di kawasan ini sudah pernah mendapat protes dari sejumlah pengemudi travel, pengangkut jasa angkutan barang hingga Yohanes Avun.

Protes itu ia unggah di akun media sosial instagramnya @yohanes.avun, 8 Juni lalu yang memprotes kinerja Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) yang dianggap main-main.

Tak lama kemudian, hal yang sama kembali dilakukan oleh Ketua DPC Golkar Mahulu ini dalam unggahan reels Instagram nya pada Kamis (4/7/2024) hari ini atau 9 jam yang lalu. Dalam reels ig yang memuat video berdurasi 51 detik ini memperlihatkan jalan poros Long Gelawang - Long Hubung ini mengalami kerusakan yang parah.

Akibatnya, sejumlah mobil yang bukan tipe 4x4 bahkan tipe 4x4 mengalami kesulitan saat melintas di jalan tersebut saat musim hujan dan mengakibatkan jalan menjadi licin.

Sebelumnya kepada Korankaltim.com Avun mengatakan akibat jalan yang setelah diguyur hujan disebabkan oleh tidak adanya sirtu yang dipasang pada jalan tersebut.

Padahal sebelum jalan tersebut dalam tanggung jawab BBPJN, jalan ini malah masih terpasang sirtu dan pada saat musim hujan pengendara yang melintas masih terpantau aman karena jalan tak licin.

Karena itu Avun menilai jalan dibawah tanggung jawab BBPJN ini justru merugikan warga karena sejumlah mobil yang bukan tipe 4x4 mengalami kesulitan saat melintas pada musim hujan di Mahulu pekan kemarin.

Seperti aksi detik-detik di awal video itu menunjukkan terdapat satu unit mobil yang berusaha melintas jalan licin namun justru ban mobil itu malah tergelincir bahkan hampir menyenggol satu mobil pickup di depan yang tersangkut dalam lumpur dan tanah yang berlubang. Karena kesulitan, mobil itu pun diarahkan dengan driver lain yang tengah mengantri melewati jalan itu.

Avun mengaku hal ini sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat Mahakam Ulu yang mengandalkan jalan darat sebagai satu-satunya alternatif transportasi.

"Perlambatan dalam pemeliharaan jalan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur sangat merugikan, terutama bagi pengguna mobil kecil dan pick up yang mengangkut logistik," ujar Avun.

Karenanya Avun meminta kepada BBPJN Kaltim untuk segera melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan perlu untuk memastikan arus lalu lintas dan distribusi barang di Mahakam Ulu dapat berjalan lancar.

Editor: Aspian Nur



Jalan Penghubung Kubar-Mahulu Rusak Parah, Yohanes Avun Lambatnya BBPJN Kaltim Rugikan Warga

Kamis, 04/07/2024

Mobil pickup yang tersangkut dan ditarik oleh mobil lainnya. (Foto: instagram @yohanes.avun)

Share

Berita Terkait