Jumat, 29/07/2022
Jumat, 29/07/2022
Perbaikan jalan yang dilakukan di sekitar kawasan Kecamatan Siluq Ngurai pada Jumat (29/7). (Foto: Handayan/Korankaltim.com)
Jumat, 29/07/2022

Perbaikan jalan yang dilakukan di sekitar kawasan Kecamatan Siluq Ngurai pada Jumat (29/7). (Foto: Handayan/Korankaltim.com)
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR – Beberapa waktu lalu, anggota DPR RI dari Komisi V Irwan melakukan kunjungan kerja, memantau pelaksanaan perbaikan jalan nasional rute Samarinda-Kutai Kartanegara-Kutai Barat-Mahakam Ulu. Terkait dengan perbaikan jalan nasional tersebut, masyarakat Kutai Barat memang sudah sangat menantinya.
"Kami sangat senang kalau nantinya perbaikan jalan nasional ini bisa tuntas karena sekarang ini kondisi jalan darat sungguh memprihatinkan," kata Samuel, warga Kampung Pentat, Kecamatan Jempang, Kutai Barat, kepada Korankaltim.com Jumat (29/7/2022) siang tadi.
Menurutnya, kondisi jalan yang rusak menyulitkan warga yang melintas dan tidak sedikit kendaraan yang harus mengalami kecelakaanm baik musim kemarau maupun musim penghujan.
"Jadi, kalau memang benar yang dikatakan bisa tuntas terselesaikan dan bisa mulus akhir tahun 2024 mendatang sangat senang karena jalan nasional ini bisa mendapat perhatian dari pemerintah pusat," tambah Stefanus, warga Kecamatan Siluq Ngurai.
Yandi, Petinggi Kampung Jambuk Makmur di Kecamatan Bongan mengatakan, perbaikan jalan nasional khususnya rute Samarinda-Kukar-Kubar ini memang sangat diharapkan bisa selesai sesuai target karena sangat penting untuk mendukung perekonomian di Kutai Barat.
"Mulai dari distribusi sembako, BBM, hasil bumi dan banyak lagi lainnya. Kami mengharapkan benar-benar sesuai target tahun 2024 mendatang," tegasnya.
Saat berkunjung beberapa waktu lalu, Irwan memang menjelaskan kalau perbaikan jalan diharapkan bisa segera tuntas akhir di 2024, baik itu perbaikan dan peningkatan kualitas jalan mulai dari rigid beton hingga rehab mayor tiga lapis untuk jalan nasional ini.
Penulis: */M Yasin Handayan
Editor: Aspian Nur
Jumat, 29/07/2022
Perbaikan jalan yang dilakukan di sekitar kawasan Kecamatan Siluq Ngurai pada Jumat (29/7). (Foto: Handayan/Korankaltim.com)
TERPOPULER