Senin, 30/05/2022

Delapan Sungai di Sekitar IKN akan Dinormalisasi

Senin, 30/05/2022

Pembangunan Bendungan Sepaku-Semoi yang dilakukan BWS Kalimantan IV untuk pengelolaan air di PPU.( Foto: pu.go.id )

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Delapan Sungai di Sekitar IKN akan Dinormalisasi

Senin, 30/05/2022

logo

Pembangunan Bendungan Sepaku-Semoi yang dilakukan BWS Kalimantan IV untuk pengelolaan air di PPU.( Foto: pu.go.id )

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Persoalan banjir masih menjadi momok yang menghantui masyarakat Kaltim. Tak terkecuali warga Penajam Paser Utara (PPU) yang daerahnya ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru. Meluapnya air sungai di sekitar kawasan IKN menjadi hal yang cukup dikhawatirkan oleh Pemerintah Pusat. Alhasil Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV pun memprioritaskan proyek normalisasi untuk sejumlah sungai di PPU.

Kepala BWS Kalimantan IV, Harya Muldianto mengatakan bahwa setidaknya ada delapan sungai yang akan dinormalisasi. Proyek tersebut pun mulai dikerjakan sejak tahun 2022 ini.

“Sekarang juga kami sedang lakukan pengkajian. Semoga tahun depan seluruhnya bisa terlaksana,” terang Harya pada Korankaltim.com.

Sejauh ini pihaknya memang sedang penyusun perencanaan, yang meliputi desain sungai secara mendetail. Setidaknya, delapan sungai yang berada di sekitar IKN memang ditargetkan akan dinormalisasi mulai tahun depan. Hal ini dimaksudkan agar keberadaan sungai tidak memberikan dampak negatif pada pembangunan IKN, dan sebaliknya. 

Harya menegaskan bahwa, untuk perkara lebar sungai sendiri, hingga kedalaman sungai masih tergolong aman. Namun diakuinya, untuk sedimentasi sungai, di beberapa titik memang cukup tinggi. Sehingga perlu dilakukan pengerukan untuk menormalisasi aliran dan jumlah debit air di sungai tersebut.

“Tahun ini kita ada kegiatan untuk menormalisasi alur sungai. Ada juga pembukaan alur baru supaya tidak terjadi penyempitan,” imbuhnya.

Keberadaan sungai-sungai di sekitar PPU, menurutnya, cukup penting untuk memastikan ketersediaan air baku, yang ujungnya bisa dimanfaatkan sebagai sumber pemenuhan air bersih bagi masyarakat. 


Penulis: */Permata S Rahayu

Editor: Supiansyah

Delapan Sungai di Sekitar IKN akan Dinormalisasi

Senin, 30/05/2022

Pembangunan Bendungan Sepaku-Semoi yang dilakukan BWS Kalimantan IV untuk pengelolaan air di PPU.( Foto: pu.go.id )

Share

Berita Terkait