Jumat, 01/03/2024
Jumat, 01/03/2024
Pasar Pagi Samarinda yang dibangun sejak tahun 1970-an ini sudah memasuki tahap pembongkaran dan diperkirakan April mendatang sudah mulai dibangun kembali dengan desain baru. (Foto: Dok.Korankaltim.com)
Jumat, 01/03/2024

Pasar Pagi Samarinda yang dibangun sejak tahun 1970-an ini sudah memasuki tahap pembongkaran dan diperkirakan April mendatang sudah mulai dibangun kembali dengan desain baru. (Foto: Dok.Korankaltim.com)
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Pembangunan fisik Pasar Pagi di Samarinda akan dimulai pada April 2024 mendatang. Hal itu diungkapkan Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat peresmian jalan alternatif yang menghubungkan dari Merdeka ke kawasan Sambutan pada Jumat (1/2/2024).
Pada kesempatan itu dia mengatakan, pembangunan pasar ini akan selesai dikerjakan dalam waktu delapan bulan atau akhir tahun ini. Sehingga diperkirakan pada awal tahun depan, pasar yang berdekatan dengan Sungai Mahakam ini sudah bisa difungsikan secara keseluruhan oleh pedagang untuk kembali berjualan.
Dia mengatakan, proyek revitalisasi pasar ini prosesnya tidak mudah karena ada sekitar 2.800 pedagang akan diberi tempat berjualan secara gratis, bahkan saat dipindahkan sementara imbas revitalisasi juga tempatnya disiapkan gratis. “Cari se-Indonesia, ada pedagang yang pasarnya direhab, disediakan tempat sementara gratis, dan dipastikan 2.800 pemilik lapak itu akan mendapatkan pula dengan gratis tanpa harus membeli,” kata Andi Harun.
Seperti diketahui, berdasarkan desain pembangunan ulang pasar yang sudah berdiri sejak tahun 1970-an itu, bakal ada hotel yang dibangun di dalamnya, tepatnya di lantai empat. Pasar Pagi ini nantinya memang didesain menjadi pusat perbelanjaan grosir untuk semua daerah yang ada di Kaltim, menyeimbangkan revitalisasi Kawasan Citra Niaga, China Town dan Teras Samarinda.
Adapun alasan dilakukannya revitalisasi Pasar Pagi ini berdasarkan tiga hal, yakni usia awal berdirinya yang memang sudah sangat tua terlebih pasar tradisional tersebut merupakan satu diantara ikon yang berada di Ibu Kota Benua Etam.
Kemudian revitalisasi Pasar Pagi ini merupakan rangkaian pembangunan penataan yang dilakukan terkait dengan Teras Samarinda di Kawasan tepi Sungai Mahakam maupun revitalisasi Citra Niaga sehingga untuk Pasar Pagi ini juga harus direvitalisasi total.
Alasan terakhir, Pemkot menginginkan perputaran ekonomi semakin meningkat sehingga dalam menghadapi Ibu Kota Nusantara (IKN) ke depan, Samarinda punya wajah yang lebih segar.
Pemerintah Kota Samarinda ingin menjadikan Pasar Pagi sebagai pusat perdagangan, artinya, selain banyaknya proses jual beli yang terjadi, beberapa hal penunjang lainnya juga harus dipersiapkan.
Editor: Maruly Z
Jumat, 01/03/2024
Pasar Pagi Samarinda yang dibangun sejak tahun 1970-an ini sudah memasuki tahap pembongkaran dan diperkirakan April mendatang sudah mulai dibangun kembali dengan desain baru. (Foto: Dok.Korankaltim.com)
TERPOPULER