
Rabu, 02/09/2026
Rabu, 02/09/2026
Kegiatan launching Terpadu Digital Kutim dorong penguatan layanan publik berbasis digital (Zulhamri/Korankaltim.com)

Rabu, 02/09/2026

Kegiatan launching Terpadu Digital Kutim dorong penguatan layanan publik berbasis digital (Zulhamri/Korankaltim.com)
Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Pemerintah Kutai Timur (Kutim) terus mendorong transformasi digital dalam pelayanan publik. Salah satunya melalui Terpadu Digital Kutim, aplikasi yang dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan pemerintahan dalam satu platform.
Kehadiran aplikasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Melalui layanan digital ini, masyarakat dapat mengakses informasi maupun sejumlah kebutuhan administrasi pemerintahan dengan lebih mudah dan praktis.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim, Ronny Bonar H Siburian, mengatakan, aplikasi tersebut merupakan bentuk adaptasi pemerintah terhadap perkembangan teknologi yang semakin cepat.
Menurutnya, integrasi berbagai layanan dalam satu aplikasi diharapkan dapat memangkas proses yang selama ini mengharuskan masyarakat mengakses layanan secara terpisah.
“Kami mengintegrasikan berbagai fitur pelayanan ke dalam satu aplikasi semuanya sudah tersedia dalam satu platform,” kata Ronny pada Rabu (2/9/2026).
Aplikasi Terpadu Digital Kutim kini sudah dapat diunduh melalui Play Store. Kehadiran platform tersebut mampu menciptakan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, dan efisien. Konsep utama aplikasi tersebut adalah menghadirkan berbagai kebutuhan layanan masyarakat dalam satu genggaman.
“Intinya semua layanan kita hadirkan dalam satu genggaman. Masyarakat bisa memilih layanan yang dibutuhkan tanpa harus berpindah-pindah platform,” akunya.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Kutim Mahyunadi menyambut baik langkah Diskominfo Staper dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah. Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sekaligus mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan.
Ia menekankan agar website pemerintah tidak hanya berfungsi sebagai etalase berita dan dokumentasi kegiatan, tetapi mampu menjadi media informasi dan pelayanan publik yang adaptif, informatif, mudah diakses serta sesuai kebutuhan masyarakat.
“Website harus menjadi media informasi dan pelayanan publik yang adaptif, informatif, mudah diakses dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Editor: Erwin

Rabu, 02/09/2026
Kegiatan launching Terpadu Digital Kutim dorong penguatan layanan publik berbasis digital (Zulhamri/Korankaltim.com)
TERPOPULER