Minggu, 30/08/2026

Teras Samarinda Tahap II Dibuka, Pengunjung Apresiasi Fasilitas hingga Akses Parkir

Minggu, 30/08/2026

Wali Kota Samarinda, Andi Harun ketika meresmikan Teras Samarinda Tahap II. (Foto: Ayu/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Teras Samarinda Tahap II Dibuka, Pengunjung Apresiasi Fasilitas hingga Akses Parkir

Minggu, 30/08/2026

logo

Wali Kota Samarinda, Andi Harun ketika meresmikan Teras Samarinda Tahap II. (Foto: Ayu/Korankaltim.com)

Penulis: Ayu Norwahliyah 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Warga mulai memadati kawasan Teras Samarinda Tahap II sebagai ruang rekreasi baru di tepian Sungai Mahakam setelah resmi dibuka pada Minggu (30/8/2026) malam.

Kehadiran ruang publik ini disambut antusias karena menawarkan sarana hiburan gratis. Kendati demikian, sejumlah pengunjung memberi catatan terkait pencahayaan di area wahana bermain anak (playground) serta faktor keamanan yang perlu diperketat.

Imah (28), warga Jalan Siti Aisyah, mengaku lebih nyaman menikmati suasana Teras Samarinda Tahap II ketimbang kondisi fisik penataan kawasan tersebut sebelumnya. Ia sengaja berkunjung setelah menyaksikan siaran langsung peresmian di media sosial.

“Lebih nyaman jadinya, lebih enak dibanding sebelumnya,” tutur Imah.

Imah menilai fasilitas pendukung untuk anak-anak sudah memadai. Namun, ia memberi masukan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengenai kawasan playground yang dinilai terlalu berdekatan dengan tepi jalan raya.

“Kalau di sini terlalu pinggir, kalau bisa dipagari. Tadi ada beberapa anak lari mau ke jalan,” ungkapnya.

Ia pun berharap kebersihan area publik ini konsisten dijaga seiring melonjaknya volume pengunjung.

Senada dengan Imah, Wahyuningsih (40), warga Kecamatan Sambutan mengapresiasi ketersediaan ruang terbuka gratis bagi masyarakat luas.

“Lumayan buat hiburan gratis. Bagus saja, hanya playground kurang pencahayaan,” terangnya.

Wahyuningsih menilai akses parkir menjadi keunggulan utama Teras Samarinda Tahap II. Berbeda dengan tahap pertama yang lokasi parkirnya cukup jauh, penataan tahap kedua ini menyediakan kantong parkir di area Masjid Raya Samarinda sehingga lebih mudah diakses.

Teras Samarinda Tahap II resmi dibuka oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Pembukaan ini mencakup Segmen 2, Segmen 3, dan Segmen 4.

Andi Harun memaparkan bahwa Teras Samarinda Tahap II dirancang mencakup empat segmen. Khusus Segmen 1 yang menjadi penghubung antara lokasi tahap pertama dan tahap kedua, masih dalam pengerjaan fisik dan ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Pembangunan Teras Samarinda Tahap II ditujukan untuk mengintegrasikan fungsi lingkungan, ekologi, ekonomi, hingga aktivitas sosial publik.

Meski begitu, Andi Harun mengakui fungsi ekonomi belum berjalan optimal pada malam pembukaan. Pemkot Samarinda masih merumuskan tata kelola sekaligus menyeleksi pelaku UMKM yang berhak mengisi kios perdagangan.

“Fungsi ekonominya masih akan kita kembangkan. Pola dan manajemennya sedang dikaji,” jelasnya.

Pada Segmen 2 dan 3, pemerintah membangun dermaga seluas 2.115 meter persegi yang dilengkapi 12 unit kios UMKM lokal. Pemkot Samarinda mengkaji skema pengelolaan dermaga, baik melalui opsi kerja sama pihak ketiga maupun pengelolaan mandiri oleh pemerintah daerah.

Selain fasilitas komersial, ruang terbuka hijau di Segmen 2 dan 3 membentang seluas 1.558 meter persegi. Area penataan ditanami vegetasi seperti pule, ketapang kencana, tabebuya, hingga bungur siam.

“Ini adalah titik paru-paru baru Kota Samarinda di tepi Sungai Mahakam,” tuturnya.

Untuk menunjang ekspresi seni dan budaya, Segmen 4 dilengkapi amfiteater mini, playground, halte bus, serta jalur pejalan kaki (pedestrian) berbahan batuan andesit bakar lengkap dengan ubin pemandu (guiding block) disabilitas.

Kawasan perairan dan darat ini didukung instalasi penerangan, kamera pengawas (CCTV), dua pos pengamanan, pos polisi, serta saluran drainase tertutup.

Kontraktor masih dibebani kewajiban menyelesaikan penyempurnaan minor selama masa pemeliharaan, termasuk mengganti vegetasi penutup tanah yang rusak.

“Kalau nanti kelihatan ada rumput yang kering, itu masih menjadi kewajiban. Saya wajibkan rumputnya diganti, lalu dipelihara,” tegasnya.

Diharapkan, Teras Samarinda Tahap II dapat menjelma menjadi tempat rekreasi perkotaan yang terjangkau sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal.

“Ini adalah ruang bersama tempat warga bertemu, berinteraksi, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap kota sendiri,” pungkasnya. (Adv) 

Editor: Erwin 

Teras Samarinda Tahap II Dibuka, Pengunjung Apresiasi Fasilitas hingga Akses Parkir

Minggu, 30/08/2026

Wali Kota Samarinda, Andi Harun ketika meresmikan Teras Samarinda Tahap II. (Foto: Ayu/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait