Jumat, 04/09/2026

Pemkot Samarinda Boyong Dua Kategori Penghargaan Kemendagri Regional Kalimantan Batch II 2026

Jumat, 04/09/2026

Wali Kota Samarinda Andi Harun menerima penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Kalimantan di Balikpapan. (Foto: Dok.Pemkot Samarinda)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Pemkot Samarinda Boyong Dua Kategori Penghargaan Kemendagri Regional Kalimantan Batch II 2026

Jumat, 04/09/2026

logo

Wali Kota Samarinda Andi Harun menerima penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Kalimantan di Balikpapan. (Foto: Dok.Pemkot Samarinda)

Penulis: Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Kalimantan yang diraih Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bukan muara akhir dari capaian kinerja. 

Dukungan anggaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas capaian tersebut akan dialokasikan kembali untuk membiayai kegiatan yang menyasar langsung kebutuhan warga.

Apresiasi diterima Wali Kota Samarinda, Andi Harun dalam kegiatan yang digelar Kemendagri di Balikpapan, Kamis (3/9/2026) malam.

Ajang tersebut disebut untuk memacu daerah dalam mengoptimalkan penyelenggaraan pemerintahan. Berbeda dari pelaksanaan batch I, penilain pada batch II diperluas ke beberapa indikator utama, meliputi Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan, Implementasi Program Tiga Juta Rumah, serta Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.

Kali ini,Pemkot Samarinda memboyong dua kategori Bantuan Pemerintah Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi. Pertama, kategori implementasi Program 3 Juta Rumah berupa alokasi bedah rumah sebanyak 250 unit. Kedua, kategori akses penduduk ke layanan pendidikan senilai Rp1,5 miliar. Dengan estimasi pembiayaan bedah rumah sebesar Rp20 juta per unit, alokasi untuk 250 rumah tersebut bernilai setara Rp5 miliar. 

Andi Harun memastikan, seluruh bantuan tersebut dipastikan meluncur kembali ke program yang sejalan dengan kategori apresiasi. Dana yang masuk tidak akan dialihkan ke pos anggaran lain di luar peruntukan awal.

“Ya kita kembalikan lagi ke situ, yang bedah rumah kita kembalikan lagi ke situ,” tegas Andi Harun.

Meski bantuan ini dinilai sangat berarti, Andi Harun mengakui jumlah rumah tak layak huni di Kota Tepian yang membutuhkan penanganan sejatinya masih terbilang tinggi.

“Kita butuh sebenarnya lebih dari itu, tapi alhamdulillah kita dapat,” terangnya.

Pemkot Samarinda kini tengah merampungkan pendataan guna menyisir kebutuhan paling mendesak. Beberapa opsi alokasi mencakup pengadaan mebel, rehabilitasi gedung terbatas, hingga penyediaan sarana belajar.

Guna memastikan ketepatan sasaran, Sekretaris Daerah Samarinda bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dijadwalkan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda untuk merekapitulasi daftar kebutuhan prioritas.

Andi Harun menegaskan dukungan alokasi tersebut telah diterima secara resmi sesuai peruntukannya. Dipastikan, seluruh dana dialokasikan tepat sasaran agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Yang jelas ini kita dapat duitnya dan alokasinya,” pungkasnya. (Adv) 

Editor: Aspian Nur

Pemkot Samarinda Boyong Dua Kategori Penghargaan Kemendagri Regional Kalimantan Batch II 2026

Jumat, 04/09/2026

Wali Kota Samarinda Andi Harun menerima penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Kalimantan di Balikpapan. (Foto: Dok.Pemkot Samarinda)

Share

Berita Terkait